IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Oktober 29, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    BAU MENYENGAT SEMBURAN LUMPUR DIDESA CIPANAS DIPASTIKAN BERBAHAYA

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juni 5, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    BAU MENYENGAT SEMBURAN LUMPUR DIDESA CIPANAS DIPASTIKAN BERBAHAYA
    0
    BERBAGI
    40
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kabupaten Cirebon, PN

    Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Wilayah VII Jawa Barat beserta Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Cirebon dan pihak Kecamatan Dukupuntang serta Pemerintah Desa Cipanas turun langsung ke lokasi semburan lumpur disertai bau belerang untuk mengambil sampel dari titik semburan lumpur untuk dilakukan penelitian lebih lanjut dan mengetahui kandungan unsur yang ada didalamnya. beberapa hari yang lalu.

    Menurut Arif Budiman perwakilan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) wilayah VII Provinsi Jawa Barat, pihaknya sudah mengambil sampel dari titik semburan lumpur untuk dilakukan penelitian lebih lanjut, sampel yang diambil berupa lumpur, air, suhu dan batu ” suhu semburannya sendiri mencapai 50 derajat ” ungkapnya.

    Ada laporan warga yang kerap kali menemukan hewan mati didekat lokasi semburan ” kalau berbahaya atau tidak sebenarnya cukup melihat dari lingkungan sekitar, ada hewan yang mati berarti secara otomatis pasti dan sangat berbahaya ” tegasnya.

    Bau menyengat yang berasal dari semburan lumpur bukanlah belerang karena jika diperhatikan lagi maka baunya lebih mendekati bau minyak tanah, bau menyengat tersebut dipastikan berbahaya karena bisa membuat dada terasa sesak sehingga bernafas pun agak kesulitan ” ditemukannya hewan mati disekitar lokasi semburan lumpur merupakan sebuah indikator bahwa semburan lumpur tersebut sangat berbahaya bagi manusia ” tandas Arif Budiman.

    Dijelaskannya bahwa Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral wilayah VII Provinsi Jawa Barat akan meneliti secara mendalam untuk mencari tahu bahan kimia apa yang keluar dari semburan lumpur ini ” semburan ini memang sudah lama dan dulunya yang keluar berupa uap kalau airnya sendiri biasanya muncul setelah hujan ” jelasnya.

    Tahun 2014 disini pernah ada penelitian panas bumi tetapi entah mengapa tidak ada kelanjutannya jadi hal ini perlu disinkronkan ” kami akan melakukan pengumpulan data dan penelitian lebih lanjut dan setelah penelitian rampung maka barulah kami akan terangkan serta beberkan apa kandungan berbahaya yang terkandung didalam semburan lumpur ini ” tutupnya.

    Sementara itu ditemui Journalist Harian Pelita News, jum’at ( 4/6/21 ) Kepala DLH Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya memaparkan bahwasannya berdasarkan informasi dari Pemerintah Desa Cipanas kecamatan Dukupuntang, semburan lumpur itu memang sudah lama terjadi namun tempatnya selalu berpindah pindah ” terciumnya bau yang menyengat, ini masih dalam penelitian dan tak dapat diprediksi apakah ada keterkaitan hal ini dengan gas alam tentunya harus ada penelitian dan tindaklanjut, tinggal kita lihat nanti apa dan bagaimana hasilnya dari penelitian yang dilakukan Dinas ESDM wilayah VII Provinsi Jawa Barat ” paparnya.

    Ditempat terpisah Kapolsek Dukupuntang Iptu Affandi mengatakan guna meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya bersama jajaran Muspika Dukupuntang termasuk dengan Pemdes Cipanas sepakat memasang zona aman misalnya dengan tulisan agar masyarakat tidak mendekati lokasi semburan lumpur lebih dari radius tiga meter untuk jarak aman dan garis larangan untuk melintas ” intinya masyarakat diminta untuk tidak mendekat kelokasi semburan lumpur ” katanya.

    Upaya ini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terutama terkait bau menyengat yang masih kuat dikeluarkan dari titik semburan lumpur tersebut yang dinilai bisa berbahaya ” burung saja banyak yang mati dan kami khawatir bisa berimbas pada manusia oleh karena itu kami minta masyarakat tidak mendekat kelokasi semburan lumpur ini ” pungkas Kapolsek Dukupuntang Iptu Affandi. ( Nurzaman )

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Bupati Minta FORKI Tingkatkan Prestasi dan Cari Bibit Atlet Muda

    Berikutnya

    EVALUASI PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DD UNTUK PENANGANAN COVID-19 DAN PELAKSANAAN PPKM SKALA MIKRO DESA DI KABUPATEN CIREBON

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    EVALUASI PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DD UNTUK PENANGANAN COVID-19 DAN PELAKSANAAN PPKM SKALA MIKRO DESA DI KABUPATEN CIREBON

    EVALUASI PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DD UNTUK PENANGANAN COVID-19 DAN PELAKSANAAN PPKM SKALA MIKRO DESA DI KABUPATEN CIREBON

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasi Program Presiden Di Cirebon 

    Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasi Program Presiden Di Cirebon 

    Oktober 29, 2026
    Diduga Asal-asalan! Proyek Siluman D.I Panongan Disorot Meluas, Tumpukan Material Hambat Aktivitas Warga & Petani

    Diduga Asal-asalan! Proyek Siluman D.I Panongan Disorot Meluas, Tumpukan Material Hambat Aktivitas Warga & Petani

    Oktober 29, 2026
    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Momentum Sumpah Pemuda 2026, Empep Maman Surachman S.P: Pemuda Sebagai Penggerak Pembangunan 

    Oktober 28, 2026
    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

    Oktober 28, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • 67 Tahun Hadir untuk Masyarakat, MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon Santuni 67 Anak Yatim di Hari Sumpah Pemuda

      67 Tahun Hadir untuk Masyarakat, MPC Pemuda Pancasila Kab. Cirebon Santuni 67 Anak Yatim di Hari Sumpah Pemuda

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Bak Proyek Siluman, Pekerjaan D.I Panongan Sedong Disorot: Uang Negara? Tanpa Papan, Tanpa APD Lengkap, Tanpa Permisi ke Desa

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Barista Teman Tuli, dari Belum Memiliki, kini Melakukan Banyak Hal

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tokoh Masyarakat Kecamatan Losari Minta Situs Cagar Budaya dan Makam Wali Dijaga 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasi Program Presiden Di Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,178)
    • EKONOMI & BISNIS (344)
    • INDRAMAYU (5,592)
    • INFORMASI (606)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,388)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,103)
    • KUNINGAN (156)
    • MAJALENGKA (82)
    • NASIONAL (671)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (794)
    • TEKNOLOGI (114)
    • Uncategorized (1,037)

    Berita Terbaru

    Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasi Program Presiden Di Cirebon 

    Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasi Program Presiden Di Cirebon 

    Oktober 29, 2026
    Diduga Asal-asalan! Proyek Siluman D.I Panongan Disorot Meluas, Tumpukan Material Hambat Aktivitas Warga & Petani

    Diduga Asal-asalan! Proyek Siluman D.I Panongan Disorot Meluas, Tumpukan Material Hambat Aktivitas Warga & Petani

    Oktober 29, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk