Indramayu.PN
Angaran pelaksanaan Pilwu serentak dikelola oleh pemerintahan desa termasuk pengadaan alat kesehatan dimasa pandemi, demikian disampaikan oleh Plt sekretaris Dinas Pembelrdayaan Masyarakat Desa (dpmd) Indramayu.Kadmidi , Senen (19/04).
Untuk pelaksanaan pilwu serentak nanti, seluruh anggran dikelola oleh pihak pemerinthan desa termasuk pengadaan alat kesehatan masa pandemi, pihak kabupaten hanya sebagai penyelenggara saja, termasuk panitia tingkat desa tidak mengelola anggaran ” panitia pilwu tingkat desa tidak mengelola anggaran hanya sebagai penyelenggara ” ujar kadmidi.
Saat ini tahapan pilwu serentak sudah memasuki tahap seleksi bagi bakal calon (balon) kuwu yang jumlah pendaftranya lebih dari lima orang, seleksi tahap awal sudah dilaksanakan yakni seleksi akademik atau tes tertulis, hari ini (selasa) selesai seleksi wawancara, sebagaimana tahapan tanggal 21 April mendatang adalah penguman hasil tes, sesuai aturan untuk pengumuman hasil seleksi tadi , akan di umumkan oleh masing masing panitia tingkat desa.” nanti lukus atau tidaknya balon kuwu akan diumumkan oleh panitia di masing-masing desa. ” ujar dia lagi.
kadmidi menambahkan, karena pelaksanaan pilwu dimasa pandemi atau siatuasi cofid 19 yang masih terus menghantui mastarakat, maka dalam pelaksanaan pilwu nanti diperlukan alas kesehatan sesuai protokol kesehatan, oleh karenannya tiap desa yang mengelola anggran pilwu harus menyediakan alat prokes, seperti handsanitijer, alat cuci, masker dan penyemprotan desinvektan, hal ini yang harus benar-benar di sediakan pemerintah pada saat pelaksanaan pilwu.
Untuk pengadaan alat prokes tersebut pihak Dpmd tidak tahu menahu termasuk panitia tingkat desa, karena semuanya anggaran dikelola oleh pemerintahan desa masing-masing. Dan ini kiranya perlu diketahui oleh publik kalau pihak penyelenggara pilwu tingkat kabupaten dalam hal ini DPMD hanya penyelenggara saja . ” jangan dikira anggaran pilwu dikelola oleh pihak dpmd ” pungkas plt sekretaris dpmd.














