Harian Pelita News, Kab Cirebon
Persoalan Sampah di Kabupaten Cirebon tentunya saat ini menjadi masalah serius yang seharusnya segerah di tanggulangi bersama dengan cepat dan Cermat baik oleh pemerintahan Paling bawah ditingkat Desa maupun Kabupaten dengan mengedepankan sinergitas penanggulangannya, andai persolan tersebut tidak segerah tangani dipastikan tingkat pencemaran lingkungan semakin hari semakin meningkat, bahkan bisa berdampak pada terngganggunya aktipitas warga pada disebagian kegiatan lintas sektoral, di samping dapat mengundang bahaya banjir dikala musim hujan seperti sekarang.
Melihat persolan tersebut, Ahmad Nasirudin putra asli Bayalangu Kecamatan Gegesik merasa terpanggil untuk ikut membantu menanggulangi bertumpuknya sampah yang banyak berserakan di wilayah Kabupaten Cirebon, Nasirudin Terfikir ingin secepatnya Cirebon menjadi kota bersih dan indah. Berkaitan dengan hal tersebut tentunya di perlukan tangan tangan terampil untuk menyiasatinya, karena limbah sampah semakin hari semakin banyak berserakan di setiap sudut dan pelosok Desa. Atas keperihatinya tersebut, Nasirudin berupaya keras mengembangkan Teknologi pemusna sampah melalui pembakaran yang disebut “incenerator” menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sampah tersebut dengan cepat.
Teknologi incenerator mungkin sebelumnya pernah ada, namaun banyak mengalami kegagalan karena pada umumnya mengunakan bahan bakar minyak dan gas yang langsung menghajar sampah basah, sehingga timbul gas buang yang tidak sempurna karena gagalnya reaksi pembakaran.
Kali ini Ia menciptakan icenerator Dapur Tegak dikembangkan “Ahmad Nasirudin, diklaim mampu memusnahkan semua jenis sampah dari semua ukuran walaupun dalam keadaan basah maupun kering, dan dengan penyempurnaan teknologi Incenerator terkini, ia juga melengkapinya dengan Bahan material anti api dirancang bangun agar bertahan Lama mencapai puluhan tahun dengan biaya murah dan terjangkau, Konsep rakitan simpel dan efektip, sehingga mampu membakar sampah basah dalam hitungan menit perkubiknya. untuk hitungan sampah sekalah Desa, kata Nasirudin, diperkirakan bisa di musnakan dalam satu hari saja.
Disamping itu katanya andai Program saya ini di Respon oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, insya Allah saya akan terus menggandeng senergitas dengan pihak terkait baik Pemerintah Desamaupun Pemerintah Daerah dalam Hal penanggulangan Sampah terpadu, bahkan bukan sebatas saja, “Kata Nasirudin, kalau program penanggulangan sampah bisa berjalan di setiap leading sektor, nantinya bisa menyerap tenagah kerja untuk golongan tertentu walaupun bagi warga yang tidak berijazah sekalipun bisa mendapatkan penghasilan tetap dalam mencukupi kebutuhan keluarganya. Jelasnya. (Hartono)















