• Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, April 30, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    April 30, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”
    0
    BERBAGI
    46
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon Timur – Kemarahan warga 4 desa pecah. Ruas jalan Mertapada–Gemulungtonggoh yang melintasi Desa Mertapada Kulon, Sidamulya, Munjul, dan Gemulungtonggoh dibiarkan rusak bertahun-tahun. Jalan layak adalah hak dasar masyarakat, bukan belas kasihan. Mereka menuntut perbaikan tahun ini dan menyatakan tidak lagi mentoleransi sikap diskriminatif Pemkab Cirebon.

     

    Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh merupakan akses vital penghubung Kecamatan Greged dan Kecamatan Astanajapura. Kondisinya hancur: berlubang besar sedalam 30–40 cm, bergelombang, aspal mengelupas, dan berubah jadi kubangan lumpur saat hujan. Di musim kemarau, debu pekat beterbangan ke rumah warga.

     

    Koordinator Forum Peduli Mertapada, Daud menegaskan saat ini kesabaran warga sudah habis. Bertahun-tahun lamanya masyarakat diam, bersabar, menunggu itikad baik Pemkab Cirebon.

     

    “Tapi cukup. Kami tidak mentoleransi lagi sikap diskriminatif Pemkab Cirebon. Jalan layak itu hak dasar kami sebagai warga negara. Kami bayar pajak, tapi hak kami diabaikan. Jalan ini sudah memakan banyak korban kecelakaan. Kami minta segera dilakukan perbaikan di tahun ini juga,” tegasnya, Kamis (30/4/2026).

     

    AKSI SPANDUK KECAMAN

     

    Warga pun menunjukan sikap marah dan ekspresinya melalui pemasangan puluhan spanduk dengan beragam kalimat kecaman di sepanjang jalan rusak. Isinya menohok!

    “DALAN KAPAN BERESE”, “BAKA TAS MANGAN AJA LEWAT MENE”, “DALAN BELI BERES”, “DANA WIS CAIR DALAN TETEP RUSAK”, “DALANE KAYA CEMERA”, “HATI HATI BAKA LEWAT DALANE KAYA KIRIK”, “WAHANA JALAN BURAK GRATIS UNTUK UMUM”_

     

    DAMPAK KERUSAKAN JALAN: LUMPUHKAN HAK DASAR WARGA

     

    Koordinator ASPECS (Aliansi Peduli Cirebon Selatan), Ipoel turut angkat suara. Ia membeberkan dampak kerusakan jalan yang sudah melanggar hak dasar masyarakat dan hak atas keselamatan yang terabaikan. Jalan rusak memaksa pengendara zig-zag menghindari lubang, rawan tabrakan. Malam hari makin berbahaya karena minim penerangan.

     

    “Sering dan bosan melihat pengendara motor jatuh, sudah puluhan korban lakalantas. Bulan lalu ada ibu hamil jatuh dari motor, apa Pemkab mau tunggu nyawa melayang?” ujarnya.

     

    Selain itu, hak atas pendidikan yang terganggu. Anak sekolah dari 4 desa harus berangkat lebih awal. Seragam sekolah kerap kotor kena lumpur, buku basah. “Para siswa telat, jatuh dari motor. Orang tua was-was tiap anak berangkat sekolah. Bagaimana mau pintar kalau akses ke sekolah saja taruhannya nyawa?” tambah Ipoel.

     

    Ipoel juga menyoroti hak atas kesehatan yang turut terhambat, seperti ambulans kesulitan melintas membawa warga sakit dan memakan waktu lama tiba di rumah sakit. “Ini pelanggaran hak hidup, belum lagi masalah debu saat kemarau memicu ISPA pada anak-anak dan lansia,“ ungkapnya.

     

    DESAK DPRD DAPIL 7: JALANKAN FUNGSI, JANGAN DIAM!

     

    Tak hanya mengecam Pemerintah Kabupaten Cirebon, warga 4 desa juga mendesak anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 untuk tidak diam. Dapil 7 meliputi wilayah Kecamatan Greged dan Kecamatan Astanajapura yang menjadi daerah pemilihan mereka saat Pileg lalu.

     

    “Anggota DPRD Dapil 7 dipilih rakyat 4 desa ini. Sekarang kami menderita bertahun-tahun karena jalan rusak, tapi wakil kami di dewan diam saja. Mana fungsi pengawasan kalian? Mana fungsi anggaran? Jangan hanya muncul saat kampanye bagi-bagi sembako,” tegas Daud.

     

    Lebih lanjut Daud mengatakan, DPRD punya tiga fungsi: legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Kalau Bupati abai, DPRD Dapil 7 wajib gunakan hak interpelasi, hak angket. Panggil Kepala Dinas PUPR, panggil Bupati. Desak agar ruas Mertapada–Gemulungtonggoh masuk APBD 2026. Turun langsung lihat penderitaan konstituen. Diamnya DPRD sama saja merestui diskriminasi pembangunan ini,” tandasnya.

     

    Warga kini sudah menilai, pembiaran jalan rusak ini bukti lemahnya kontrol DPRD terhadap eksekutif. “Kami bayar pajak, kami pilih kalian. Sekarang buktikan kerja kalian untuk rakyat, bukan untuk penguasa,” ujarnya.

     

    ANCAM GERUDUK PEMKAB & DPRD CIREBON

     

    ASPECS dan Forum Peduli Mertapada mendesak Pemkab Cirebon segera memperbaiki total ruas tersebut tahun ini. “Ini amanat UU No. 38/2004 tentang Jalan. Pemerintah wajib menyediakan jalan yang aman dan layak. Jika tidak ada kepastian dalam waktu dekat, warga 4 desa akan menggelar aksi besar-besaran ke Kantor Bupati Cirebon dan Kantor DPRD Kabupaten Cirebon,” ancam Daud.

     

    Warga 4 Desa menuntut agar Pemerintah Kabupaten Cirebon memasukkan perbaikan total ruas Mertapada Kulon–Gemulungtonggoh dalam prioritas APBD 2026 yang melintasi Desa Mertapada Kulon, Sidamulya, Munjul, dan Gemulungtonggoh. “Hentikan diskriminasi pembangunan. Warga 4 desa berhak atas jalan layak”.

     

    Daud kembali menegaskan jalan layak bukan permintaan, tapi hak dasar yang dijamin konstitusi. Jika terus dibiarkan, Pemkab Cirebon dan DPRD Dapil 7 dinilai abai terhadap keselamatan, pendidikan, ekonomi, dan hak hidup warga Desa Mertapada Kulon, Sidamulya, Munjul, dan Gemulungtonggoh. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Oknum DC TAF Cirebon Diduga Tipu Debitur Keluarga Perwira Polri di Subang, Laskar NKRI Dampingi Korban dan Siap Ambil Langkah Hukum

    Berikutnya

    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bubar dan Batal, MusDes LPJ BUMDes Dahlia Pasawahan Cacat Administrasi dan Tidak Kuorum

    Bubar dan Batal, MusDes LPJ BUMDes Dahlia Pasawahan Cacat Administrasi dan Tidak Kuorum

    April 21, 2026
    HMI Komisariat Se-UGJ Raya Bersikap atas Dugaan Mangkraknya Pembangunan Jalan di Kabupaten Cirebon dan Soroti Buruknya Tata Kelola dan Ancaman Keselamatan Publik

    HMI Komisariat Se-UGJ Raya Bersikap atas Dugaan Mangkraknya Pembangunan Jalan di Kabupaten Cirebon dan Soroti Buruknya Tata Kelola dan Ancaman Keselamatan Publik

    April 1, 2026
    Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

    Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

    Maret 1, 2026
    Patuhi Pedoman Dan Juknis BGN, SPPG Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Cikulak Sukseskan Program MBG

    Patuhi Pedoman Dan Juknis BGN, SPPG Yayasan Jiwa Raga Gizi Nusantara Cikulak Sukseskan Program MBG

    April 13, 2026
    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    April 30, 2026
    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

    April 30, 2026
    Oknum DC TAF Cirebon Diduga Tipu Debitur Keluarga Perwira Polri di Subang, Laskar NKRI Dampingi Korban dan Siap Ambil Langkah Hukum

    Oknum DC TAF Cirebon Diduga Tipu Debitur Keluarga Perwira Polri di Subang, Laskar NKRI Dampingi Korban dan Siap Ambil Langkah Hukum

    April 30, 2026
    SMAN 1 Sindang Berubah Jadi Sekolah Maung

    SMAN 1 Sindang Berubah Jadi Sekolah Maung

    April 30, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

      Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Oknum DC TAF Cirebon Diduga Tipu Debitur Keluarga Perwira Polri di Subang, Laskar NKRI Dampingi Korban dan Siap Ambil Langkah Hukum

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tahun Pelajaran 2026/2027, SMK Bina Warga Lemahabang Gratiskan Uang Pendaftaran dan Uang Gedung

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Mediasi Aduan FPM, Camat Astanajapura: BPD Jangan Antikritik, Kinerja Dievaluasi, Temuan Aset Desa Mertapadawetan Jadi Sorotan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pemkab Indramayu Gelar Audensi dengan KOMPI terkait PSN Revitalisasi Tambak Pantura

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,250)
    • EKONOMI & BISNIS (308)
    • INDRAMAYU (5,216)
    • INFORMASI (553)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,863)
    • KESEHATAN (77)
    • KOTA CIREBON (1,036)
    • KUNINGAN (130)
    • MAJALENGKA (61)
    • NASIONAL (628)
    • OLAHRAGA (41)
    • PEMERINTAH DAERAH (711)
    • TEKNOLOGI (87)
    • Uncategorized (364)

    Berita Terbaru

    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    Lagi-Lagi, Galian Wanayasa Beber Cemari Jalan Cirebon–Kuningan, Publik Geram: Desak Pemprov Jabar Evaluasi & Audit Ulang Perizinan

    April 30, 2026
    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

    Warga 4 Desa Marah! Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh Rusak Bertahun-tahun, “Ini Hak Dasar, Bukan Minta-Minta!”

    April 30, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk