Pelita News | Cirebon Timur — Panitia Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan #5 sukses menggelar acara “Ramadhan Istimewa, Cirebon Timur Ceria”, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Lemahabang, Sabtu (14/3/2026). Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan positif dan hiburan yang meriah, serta dihadiri oleh berbagai kalangan lapisan masyarakat.
Acara dimulai pada pukul 13:45 dengan diawali kegiatan positif seperti cukur rambut, baca buku, dan mewarnai gratis oleh Pandawa Lima. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan bakat mereka.
All panitia kemudian menyanyikan lagu Indonesia bersama-sama, diikuti dengan pembacaan ayat suci Qur’an oleh Ustadz Khaerul ASC.
Kemudian acara diisi juga dengan sambutan dari Ketua Panitia, Yasid Iskandar, Ketua Umum, Didi Junaedi, Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, S.STP., dan Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan.
Ketua Umum Anak Seni Cirebon (ASC), Didi Junaedi mengatakan, pada kesempatan kegiatan ini turut berpartisipasi persembahan tari tradisional oleh siswa-i SLB Negeri Sindanglaut Cirebon yang memukau penonton dengan gerakan-gerakan yang indah dan harmonis.
“Alhamdulillah kami bersama panitia menyalurkan santunan berupa bingkisan dan uang tunai untuk 65 anak yatim piatu dari 13 desa se Kecamatan Lemahabang. Semoga perhatian yang hangat ini sedikitnya dapat membantu bagi mereka yang membutuhkan,“ tuturnya.
Selanjutnya, rangkaian acara diisi dengan pembagian 1500 takjil kepada pengendara dan masyarakat umum yang melintas di Jalan Raya Lemahabang. Hal ini dilakukan untuk membantu mereka yang sedang dalam perjalanan di saat waktu memasuki buka puasa.
“Ini bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan berbuat baik di bulan suci Ramadhan,“ kata Kang Diwong sapaan akrab Didi Junaedi.
Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan di isi dengan kultum oleh KH. Mohammad Faridz NZ yang memberikan inspirasi dan motivasi kepada masyarakat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan buka puasa dan sholat terawih bersama.
Malam harinya, acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan dan Penasehat ASC, H. Lili Mashuri ini diisi dengan Pagelaran Seni Pantura, dan Nada Pantura. Panji Saka Ethnic oleh Panji Ethnic Percussion ASC juga tampil dengan pertunjukan yang memukau, diikuti dengan tari jaipong oleh UKM SENI UNU Cirebon.
“Kemeriahan juga terasa hangat dengan simbolis penyerahan SK DPC ASC oleh DPP ASC,“ tambah Kang Diwong.
Camat Lemahabang, Yuyun Kusumawati, S.STP mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang di gagas Panitia Berbagi Kasih di Bulan Ramadhan ini. Ia sangat mendukung terselenggaranya acara ‘Ramadhan Istimewa, Cirebon Timur Ceria’. Acara ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif dan berbagi kasih di bulan Ramadhan.
“Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama dan menjadikan Cirebon Timur lebih ceria dan sejahtera. Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk membuat acara ini sukses,“ ujarnya.
Menurutnya, pada acara ini secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa Cirebon Timur memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya. Atas hal tersebut, ia akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini untuk mempromosikan Cirebon Timur sebagai destinasi wisata dan budaya.
“Saya berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan berkelanjutan di setiap Bulan Ramadhan dan momentum hari besar lainnya. Saya atas nama Pemerintah Kecamatan Lemahabang sekali lagi mengucapakan terimakasih kepada Panitia Penyelenggara dan semua pihak yang terlibat,“ ucap Yuyun.
Pantauan Pelita News, acara diakhiri dengan simbolis ulang tahun Persib oleh Viking Pirates, foto bersama, dan MC closing dan pagelaran seni oleh ASC Senior. Acara ini merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat Cirebon Timur dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk melakukan hal yang sama. @Ries















