Cirebon | Pelita News – Suasana Stasiun Cirebon terasa berbeda dari biasanya, Senin (21/4/2025). Dalam balutan kebaya nasional, para petugas frontliner menyambut penumpang dengan senyum hangat dan penuh semangat. KAI Daop 3 Cirebon memperingati Hari Kartini dengan cara yang unik dan menyentuh: Lomba Baca Puisi, program belanja berhadiah ‘Shopping at Station’, serta berbagai kejutan manis lainnya.
Event ini menjadi bukti bahwa semangat Kartini tak hanya dikenang, tapi dihidupkan kembali dalam ruang-ruang publik, termasuk di stasiun kereta api yang biasanya jadi tempat persinggahan cepat.
Di hall utama dan ruang tunggu Stasiun Cirebon, pengunjung disuguhi pertunjukan lomba baca puisi bertema perempuan dan perjuangan RA Kartini. Suasana menjadi lebih intim dan emosional ketika suara para peserta menggema di tengah hiruk-pikuk stasiun. Penumpang pun ikut larut, beberapa bahkan merekam momen tersebut dengan ponsel mereka.
Tak hanya itu, melalui program “Shopping at Station”, penumpang yang menunjukkan transaksi tiket lewat aplikasi Access by KAI senilai Rp 50.000 berhak membawa pulang souvenir eksklusif dari KAI. Suvenir ini pun ludes diburu penumpang yang tengah menanti keberangkatan KA Cakrabuna pukul 16.00 WIB.
Petugas loket, announcer, hingga customer service tampil anggun dengan kebaya nasional. Penumpang pun merasa disambut layaknya tamu kehormatan, bukan sekadar pelanggan. Dan sebagai bentuk perhatian, penumpang yang kebetulan berulang tahun hari ini mendapat kejutan hadiah spesial langsung dari KAI. “Kami ingin Hari Kartini menjadi momen yang dikenang dengan bahagia oleh para penumpang. Ada apresiasi, ada edukasi, dan ada interaksi hangat,” ujar Muhibbuddin, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon.
Tak hanya hiburan dan hadiah, KAI Daop 3 juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan fitur baru dalam aplikasi Access by KAI: “Female Seat Map”, yaitu pilihan kursi khusus bagi penumpang perempuan. Fitur ini hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan dan keamanan perempuan selama dalam perjalanan. “Inilah cara kami meneladani semangat Kartini – menciptakan ruang aman dan nyaman untuk perempuan di setiap perjalanan,” tambah Muhibbuddin.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini bisa hadir dengan cara yang menyenangkan, inspiratif, dan membumi. KAI Daop 3 Cirebon berhasil menyulap stasiun menjadi panggung budaya, ruang ekspresi, dan tempat penghargaan terhadap perempuan sekaligus mendekatkan layanan mereka kepada masyarakat.
Dengan mengangkat nilai-nilai Kartini dalam suasana yang hangat dan meriah, perayaan ini bukan sekadar seremoni, tapi pesan kuat bahwa perjuangan perempuan masih terus hidup dan berkembang, bahkan dari sebuah ruang tunggu stasiun.@Bams















