Pelita News I Indramayu – Empat Jenazah dan ABK selamat korban kapal tenggelam di perairan Kalimantan, sudah dipulangkan ke Indramayu di TPI Karangsong Indramayu, Jawa Barat, kemarin.
Isak tangis keluarga pun pecah, saat keempat jenazah dievakuasi oleh Satpolairud Polres Indramayu yang dibantu oleh masyarakat.
Kasat Polairud Polres Indramayu,
AKP Asep Suryana, mengatakan Kapal Motor (KM) Safinatun Rozak berangkat dari Pelabuhan Karangsong pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2025 dengan membawa crew kapal 11 orang termasuk nakhoda.
“Pada tanggal 30 Januari 2025 sekira pukul 02.00 kapal berlabuh jangkar di perairan Kalimantan, kemudian mesin kapal diketahui terendam air dan mati akibat hantaman ombak sebanyak 3 kali. Akibat hantaman ombak itu kapal banyak kemasukan air dan akhirnya terbalik,” kata dia.
Dari kejadian tersebut, sambungnya, 4 ABK meninggal dunia, 6 ABK selamat dan
1 ABK belum di temukan.
Berikut 4 nama korban yang meninggal dunia dan sudah dilakukan evakuasi Satpolairud Polres Indramayu yaitu :
1. Wahyudi (Nahkoda) Desa Karangsong Indramayu. 2. Topik (ABK) Desa Karangsong Indramayu. 3. Saidi (ABK) Kelurahan Paoman Indramayu dan
4.Dasuki (ABK) Desa Salamdarma Anjatan Indramayu.
Sedangkan untuk korban yang selamat ada 6 orang yaitu Karno, Kasan, Rohidin, Suwandi, Suwarno dan Wartono, sedangkan korban yang belum ditemukan Bagus Andriyana.
“Kami sudah koordinasi dengan pengurus dan Pemilik Kapal KM Safinatun Rozak untuk proses evakuasi dari perairan Karangsong dan melakukan koordinasi dengan pihak ambulan Kpl. Mina sumitra untuk proses evakuasi jenazah,” terang Asep.
Menurutnya, pihak keluarga korban meninggal dunia menerima penyebab kematiannya dan memohon untuk mempercepat pemulangan jenazah dan menolak untuk di lakukan autopsi.
“Keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi dan secepatnya jenazah agar dikebumikan,” tutupnya. @safaro















