Pelita News I Indramayu – Di era transformasi digitalisasi saat ini, para alumni Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu disarankan agar lebih kreatif dan inovatif untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan yang ada, dan mampu menguasai teknologi digitalisasi yang terus berkembang begitu cepat.
Demikian diungkapkan Rektor Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu, Prof. Dr. H. Ujang Suratno, SH. M.Si kepada awak media usai mewisuda 182 mahasiswa/mahasiswi gelombang pertama tahun 2026 di aula Nyi Endang Darma Ayu Unwir Indramayu, kemarin.
Menurutnya, di dalam revolusi 4.0 perubahan sangat cepat serba menggunakan sistem digitalisasi, oleh karena itu dalam menghadapi kehidupan para alumni Unwir Indramayu harus semakin kreatif dan inovatif menghadapi perkembangan kemajuan teknologi dan tantangan.
Perubahan teknologi berjalan begitu sangat cepat dan mempengaruhi hampir seluruh sektor, termasuk di dunia pendidikan maupun dunia usaha.
“Karenanya, para alumni disarankan bisa menguasai kemajuan teknologi dan lebih kreatif serta inovatif dalam membaca setiap peluang. Namun demikian, harus tetap menjaga etika dan moralitas sebagai identitas bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Masih dikatakan Ujang Suratno, Unwir Indramayu merupakan sala satu universitas swasta kebanggaan masyarakat Indramayu dituntut harus terus dapat melakukan berbagai bentuk terobosan dan inovasi kreatif.
Ujang menambahkan, kegiatan wisuda ini menjadi momentum penting bagi UNWIR dalam menunjukkan konsistensinya mencetak lulusan yang siap bersaing di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, khususnya dalam era digitalisasi.
“Untuk gelombang pertama ini ada 182 lulusan dari 17 program studi. Hanya dua program studi yang belum meluluskan, yakni Magister Agama karena masih baru, dan Teknik Lingkungan yang juga belum sampai tahap kelulusan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian akademik para lulusan. Menurutnya, seluruh program studi berhasil melahirkan mahasiswa terbaik, dengan dominasi diraih oleh perempuan.
“Alhamdulillah setiap program studi ada yang terbaik, dan saya merasa bangga karena yang terbaik itu perempuan,” tambahnya. @safaro














