Pelita News Kabupaten Cirebon
Keinginan untuk memiliki pondok ngaji untuk para santri warga Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon akhirnya terwujud, berkat dukungan dari berbagai pihak terutama pihak Polresta Cirebon dan BJB Sumber, pondok ngaji presisi nama yang disematkan akhirnya terwujud dan diresmikan secara langsung oleh Kapolresta Cirebon Sabtu 21/09. Peresmian tersebut juga turut dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon, Perwakilan BJB, Kapolsek Arjawinangun, Danramil Arjawinangun, Kuwu Desa Sende, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Sende, tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Sende serta santri pondok presisi.
Menurut Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni., S.I.K., S.H., M.H pada sambutannya mengucapkan adanya keinginan kuat dari ustadz dan santri yang ada di Desa Sende yang memiliki keinginan agar adanya pondok ngaji menggugahnya untuk mewujudkan harapan tersebut.
“kita namakan pondok ngaji ini, Pondok Ngaji Presisi, ini harapan Pak Ustadz dan warga masyarakat Sende yang ingin ada pondok ngaji disini,”katanya.
Tak tinggal diam, Kombes Pol Sumarni,S.I.K.,S.H.,M.H langsung gercep dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar harapan adanya pondok ngaji bisa terwujud.
“dan kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, Alhamdulillah pondok ngaji ini mudah-mudahan bisa bermanfaat,”ucapnya.
Ia bersyukur dengan telah terwujudnya pondok ngaji yang diberikan nama olehnya yakni Pondok Presisi diharapkan bisa memberikan dampak baik untuk kegiatan keagamaan seluruh seluruh umat muslim yang ada di Desa Sende.
“Alhamdulillah, semoga anak-anak yang ada di Desa Sende bisa mengaji dipondok ngaji yang saat ini sudah dibangun,”paparnya.
Kombes Pol Sumarni,S.I.K.,S.H.,M.H meminta kepada setiap orang tua agar bisa mengawasi aktivitas anak-anak sehingga tidak terbawa arus yang mengarah kearah kriminalitas, dan Ia juga berharap Pondok Ngaji Presisi yang telah dibangun bisa bermanfaat banyak untuk setiap kegiatan keagamaan warga yang ada di Desa Sende.
“Ibu-ibu yang ada disini termasuk bapak-bapak nya juga, tolong diawasi anak-anaknya, cucu-cucunya diawasi dan dijaga, karena banyak anak-anak sekarang yang jadi korban kasus kriminalitas dan semoga Pondok ini bisa bermanfaat,”pungkasnya.
Ustadz Mualim pendiri dan Casmita Haz pembina Yayasan Sambung Rasa mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak khususnya Polresta Cirebon yang telah mendengarkan keinginan santri yang mendambakan adanya pondok ngaji yang saat ini telah dibangun dan diresmikan sehingga nantinya bisa dijadikan untuk aktivitas kegiatan santri menghafal dan mengaji ayat-ayat suci Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih kepada semua pihak terutama kepada Ibu Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni,S.I.K.,S.H.,M.H yang telah mendengarkan dan mau mewujudkan harapan kami semua yang ada disini,”ungkapnya.(Sur)















