
Pelita News Kabupaten Cirebon
Pelaksanaan pekerjaan pembangunan gorong-gorong saluran tersier DI Rentang Kanan yang berada diwilayah Winong tepatnya dijalur Pantura (Palimanan-Jakarta) yang saat ini sedang berjalan disyukuri Suma, SM Kuwu Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, pasalnya adanya pembangunan gorong-gorong tersebut dapat membuat imbas yang sangat berarti kedepannya untuk seluruh warga khususnya masyarakat petani yang ada didesanya.
Menurut Suma, SM pembangunan gorong-gorong saluran tersier DI Rentang Kanan itu bisa membantu jalannya tingkat tanam para petani yang ada di desanya, yang sebelumnya wilayah pertanian yang mengandalkan air dari saluran itu para petani merasa sangat disulitkan untuk mendapatkan air, bahka para petani juga harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapat air dari saluran tersier tersebut.
“ini sangat membantu petani adanya pembangunan gorong-gorong ini,”katanya.

Lebih lanjut Suma, SM katakan, terwujudnya usahanya semenjak Ia menjabat sebagai Kuwu Desa Sende, Ia terus berusaha tanpa menyerah untuk mendapatkan respon positif oleh pemerintah, hal itu dilakukan semata-mata untuk petani dan warganya sehingga tidak merasa kesulitan dalam mendapatkan air dari saluran tersier DI Rentang Kanan itu.
“ini saya terus usahakan, dan Alhamdulillah bisa terwujud,”lanjutnya.
Iya juga sangat bersyukur, usahanya yang memakan waktu mencapai satu tahun setengah telah mendapatkan jawaban yang diharapkan, sehingga segala jeri payahnya untuk petani dan warganya Suma merasa telah terbayar lunas.
“saya sangat berterima kasih kepada Allah SWT, permohonan saya yang satu tahun lebih Saya mondar-mandir dari kedinasan dari tingkat desa kecamatan kabupaten hingga tingkat provinsi dan juga sampai Jakarta sekarang alhamdulillah bisa terealisasi,”syukurnya.

Tersumbatnya gorong-gorong saluran tersier DI Rentang Kanan itu, Suma, SM sebutkan sudah berpuluh tahun lamanya, sehingga adanya pembangunan dan dilanjutkan dengan normalisasi saluran tersier ini, para petani yang ada di desanya tidak lagi menjerit karena kesulitan untuk mendapatkan air untuk sawahnya.
“sudah berpuluh-puluh tahun khususnya para petani ini menjerit kekurangan air karena tersumbatnya air dan sekarang bisa terealisasi mudah-mudahan kalau nanti air bisa mengalir dengan baik dengan gorong-gorong yang baru dan juga petani juga bisa menikmati air dari saluran itu,”
Sebelumnya sekitar 100 hektar sawah yang ada di Desa Sende mengandalkan air dari saluran tersier DI Rentang Kanan, dan sawah diarea itu hanya mengandalkan air dari tadah hujan ketika para petani tidak memompa air dari saluran lainnya, dan saat ini Suma, SM harapkan sawah yang ada di area itu tidak lagi mengandalkan tadah hujan dan memompa air, kedepannya petani diwilayah itu bisa menikmati hasil yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
“sekitar 100 hektar sawah disitu tadah hujan, terealisasinya pembongkaran gorong-gorong ini kelak masyarakat bisa menikmati air tanpa harus memompa, tanpa harus beli solar, yang mana dari dulu selalu petani ini ada kerugian untuk pengeluaran pembelian solar dan juga untuk pompa ,”ungkapnya.

Suma, SM juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan dan merealisasikan harapannya demi petani didesanya dengan adanya pembangunan gorong-gorong di saluran tersier DI Rentang Kanan Winong.
“untuk semua pihak Bapak dan Ibu anggota legislatif DPR RI dan DPRD Kabupaten Cirebon, Dinas, Balai, dan para Kuwu, serta pihak lainnya yang membantu yang merespon normalisasi atau pembongkaran,”ucapnya.
Tak lupa Ia juga sampaikan permohonan maafnya kepada seluruh pengendara pengguna jalan Pantura Palimanan-Jakarta yang terganggu atas adanya pekerjaan, namun pekerjaan itu menurutnya sangat berarti untuk banyak orang kedepannya.
“mohon maaf agak terganggu untuk pengendara sedikit kemacetan karena yang melintasi jalur Pantura tetapi karena ini dampak kedepannya sangat bermanfaat untuk masyarakat saya khususnya petani jadi yang saya harapkan untuk para pengendara yang melintasi jalur Pantura Winong mohon dimaklumi dengan adanya perbaikan saluran ini,”paparnya.(Sur)















