Pelita News indramayu .
Para petani di tiga kecamatan tertolong hujan semalaman, hingga tanaman padi yang sudah mengering kini terlihat meng hijau kembali . Seperti yang di ungkapkan beberapa petani kepada Pelita news. Minggu (18/06)
Dampak kekeringan yang melanda di tiga kecamatan yakni kecamatan Gabuswetan, kecamatan Losarang dan Kecamatan Kandanghaur , masih terus menghantui para petani, pasalnya sejumlah lahan sawah di ditiga kecamatan tersebut mengalami krisis air hingga tanaman padi menjadi mengering
Menurut Masduki (65) salah seorang petani mengatakan , khususnya para petani disaat sekarang mengalami kegelisahan akibat tanaman padi kekurangan air , berbagai upaya dilakukan oleh para petani termasuk sejumlah kelompok tani ikut berusaha mencari solusi untuk menyelamatkan tanaman padi milik para petani. Namun apa yang dilakukan oleh para petani hanya sia sia belaka .
Sementara menurut Tomo (60) , biasanya sumber air untuk mengairi sawah ber sumber dari sungai Cipanas Cisanggarung Jati gede , dan dari waduk salam darma yang sumber airnya dari Waduk Jati luhur , namun kedua sumber air tersebut tetap tidak mencukupi untuk kepentingan para petani .
Sepertinya para petani sudah mulai pasrah dengan kondis tanaman padi yang sudah mengering, namun hal itu para petani tidak putus asa tetep berusaha melalui doa yang dipanjatkan. Kepada Allah SWT , agar dalam waktu dekat ini bisa turun hujan agar para petani ada harapan tidak gagal panen.
Ketua Gapoktan H. Fachuroji , berkat kesabaran dan memanjatkan doa kepada Allah SWT , sehingga apa yang dimintakan oleh para petani di kabul kan hingga turun hujan , dengan turunnya hujan semalaman para petani terlihat semangat kembali untuk mengelola sawah, bahkan kendati hujan hanya semalam hampir seluruh tanam padi terlihat meng hijau kembali ” kami berharap para petani jangan putus asa dengan kondisi area pesawahan yang sedang dilanda kekeringan, jangan pernah putus berdoa kepada Allah ” pungkas ketua Gapoktan.(Furqon)















