Indramayu. PN
Para petani di desa Desa Suka selamet kecamatan Kroya mulai tanam padi di musim rendeng, namuan para petani dan kelompok tani lainnya sangat berharap kepada pemerintah untuk penambahan sumur bor diarea pesawat . Rabu (23/11)
Para petani di desa Sukaselamet kecamatan Kroya kabupaten Indramayu mulai bertanam pada di musim rendeng sekarang , dengan kondisi air hujan yang sudah mulai turun maka para petani siaga untuk menanam padi, diperkirakan dari mulai tanam di bulan November sekarang , tanaman padi sekitar empat bulan kedeoan sudah bisa di panen.
Hanya saja para petani di desa Sukaselamet tadi , tidak hanya berfikir empat bulan bisa panen akan tetapi bagai mana caranya pada musim Sadon nanti bisa kembali bercocok tanam .
Seperti yang disampaikan oleh ketua kelompok tani , Asep (50), mengatakan untuk saat ini didesa Sukaselamet blok Bojong roang warga petani sudah mulai bercocok tanam di musim rendang, dengan harapan cocok tanam tersebut bisa mencapai dua kali tanam seperti desa lain yang sumber irigasinya tidak mengandalkan tanah tada hujan, diakui di desa Sukaselamet , bisa tanam dua kali kendati sawah yang mereka kelola sebagai sawah tadah hujan (mengandalkan air hujan…red), .
Namun hasilnya menurut ketua kelompok tani , tidak maksimal karena kondisi parairan di musim Sadon sangat minim, hanya mengandalkan sumur bor ditiap luas tanah 3 ha terdapat satu sumur bor, sehingga tidak memadai ” kami sangat optimis kalau sumur bor di area pesawahan ditambah maka para petani akan bisa tanam dua kali dengan sempurna” ujar Asep
Itupun sebagai masyarakat petani merasa berterima kasih atas bantuan pemerintah kabupaten Indramayu yang sudah memberi sumur bor pompa, namun alangkah lebih baiknya sumur tersebut ada tambahan , mudahan pada tahun berikutnya ada tambahan sumur bor pompa karena kelpokntani dengan petani lainya sering kali berkordinasi dengan pihak BPP dengan Kuwu Sukaselamet Rajudin dan Camat Kroya Syafrudin.AS.MM yang intinya meminta tambahan sumur bor pompa ” kami sangat bangga memiliki Kuwu dan camat selalu mengedepankan kepentingan para petani ” pungkas Asep (Furqon)
.















