Indramayu, PN
Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan momentum tonggak sejarah pembangunan karakter bangsa. Karena melalui ikrar Sumpah Pemuda pada 94 tahun yang lalu terbentuk lah karakter bangsa Indonesia yang memiliki rasa toleransi yang tinggi, memiliki semangat juang, dan cinta tanah air untuk mempertahankan NKRI dari belenggu penjajah. Dan selaku generasi milenial maka sudah sewajarnya mengisi pembangunan karena pemuda merupakan pilar utama pembangunan dalam bernegara.
Demikian dikatakan Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Indramayu, Habibi Ariyanto dalam keterangannya, Selasa (1/11/2022).
Menurutnya, Sumpah Pemuda yang digagas oleh pemuda-pemuda saat itu, menyadarkan semua pihak untuk bersatu dan tidak lagi bersifat kedaerahan, suku, budaya, agama namun menjadi satu kesatuan dibawah bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Tetap bersatu dari segala perbedaan yang ada dibawah kedaulatan NKRI. Slogan-slogan itu yang harus tetap dijalankan,” pesan Wakil Bendahara PCNU Indramayu ini.
Habibi menuturkan, wawasan kebangsaan menjadi salasatu pilar penting keberhasilan masyarakat sebagai bangsa dalam mencapai tujuan bersama. Oleh karenanya, pemahaman wawasan kebangsaan yang bersumber kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI perlu diberikan kepada pemuda-pemudi agar Indonesia tetap kokoh.
“Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” kata dia mengutif slogan persatuan dan kesatuan.
Selaku pemuda yang bergelut di dunia usaha di Kota Mangga Indramayu pihaknya mengajak seluruh elemen pemuda, khususnya yang berwira usaha terus berinovasi dan berkolaborasi untuk terus bergerak maju menuju Indramayu Bermartabat.
Sementara kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu yang sudah baik, diharapkan terus bisa mengayomi seluruh pengusaha muda agar bisa berkarya untuk membantu pemulihan ekonomi Indramayu.
“Kita sama-sama bahu membahu untuk pemulihan ekonomi Indramayu,” harapnya. (saprorudin)















