Kab. Cirebon, PN
Sebagai wilayah zona merah dengan tingginya peningkatan kasus Covid-19 yang terus melonjak, berbagai kegiatan monitoring PPKM pun terus dilakukan Muspika Kecamatan Susukanlebak ke seluruh Pemerintah Desa. Dimana peningkatan kasus terjadi pada warga masyarakat yang hingga saat ini masih melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) maupun warga masyarakat yang meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif. Pantauan PN dilapangan, hari kemarin saja (Senin,red) satu warga asal Desa Karangmangu meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif, dan hari ini Selasa (6/7) satu warga asal Desa Susukanagung meninggal dunia dengan status serupa terkonfirmasi positif Covid-19.
Namun, untuk di Desa Susukanlebak sendiri konon tingkat kasus Covid-19 sudah menurun, akan tetapi pengetatan dan berbagai kegiatan PPKM Darurat tetap konsisten dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat. Seperti kegiatan penyemprotan desinfektan rutin dilaksanakan oleh pemdes di titik-titik vital lingkungan masyarakat, selain itu pengetatan prokes dan pengadaan handsinitizer pun telah di sediakan di titik-titik vital penting lainnya. Bahkan, Pemerintah Desa Susukanlebak telah menyediakan Ruang Isolasi PPKM beserta kelengkapan lainnya seperti yang di sediakan pula oleh pemerintah desa lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Susukanlebak. Kegiatan lainnya yang dilakukan Pemdes Susukanlebak yakni diantaranya juga memberikan penyuluhan edukasi kepada warga masyarakat pentingnya kesadaran diri untuk mematuhi ketentuan prokes dan pemberlakukan PPKM Darurat.
Sekretaris Desa Susukanlebak, M. Nur Aminuddin mengatakan, pihaknya sejauh ini terus konsisten melaksanakan berbagai kegiatan PPKM dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Dimana kegiatan sosialisasi dan edukasi pun terus dilakukan tanpa lelah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi prokes ditengah kedaruratan kesehatan. Selain itu, Amin pun mengatakan, sejauh ini pemerintah desa sangat memperhatikan warga masyarakat yang terpapar Covid-19. Dimana warga yang terkonfirmasi positif dan menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari diberikan perhatian serius dan jaminan oleh pemerintah desa dengan memberikan bantuan obat-obatan, suplemen vitamin, sembako, lauk pauk, buah-buahan dan sayuran. ”Insya Allah kami terus konsisten dan akan terus perketat PPKM ini, untuk itu kami juga berharap adanya kerjasama baik dari seluruh lapisan warga masyarakat guna menekan kasus khususnya di Desa Susukanlebak,” tuturnya. (ries)















