Kabupaten Cirebon, PN
Persiapan Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Cirebon telah mantap, berbagai latihan fisik hingga sparring dengan sejumlah klub bola voli daerah, dengan torehan hasil yang sangat memuaskan, sehingga Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Garut pada 2 hingga 8 April 2021 PBVSI Kabupaten Cirebon, sangat optimis dan bisa lolos dengan capaian juara group di BK Porda nanti.
Ketua Umum PBVSI Kabupaten Cirebon H.Muhamad Soetarno ketika ditemui di Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon Rabu 31/03 mengaatakan, keyakinannya untuk menjuarai BK Porda Jawa Barat tercetus bahkan pada BK Porda yang nanti akan dilaksanakan para atlet PBVSI Kabupaten, bisa merebut juara group dengan kondisi dan stamina atlet saat ini yang dikatakannya cukup prima.
“in sha Allah, kami bisa menjadi juara group, paling tidak kami menjadi finalis di BK Porda nanti,”katanya.
Diucapkannya, dukungan penuh diberikan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon, walaupun diakuinya di saat situasi Pandemi apapun yang diberikan pihaknya tetap menjalankan BK Porda dengan maksimal serta membawa hasil yang memuaskan demi nama harum untuk daerah Kabupaten Cirebon.
“apapun dukungan yang diberikan pemerintah daerah kepada kita, kita sebagai putra daerah, tetap harus menjalankan dan menjunjung tinggi drajat Kabupaten Cirebon, tetap eksis dan tetap kompak, karena Kabupaten Cirebon Katon,juara,”ucapnya.
Untuk menjadi juara group di BK Porda, dirinya sangat yakin, pasalnya dengan squad yang dimilikinya capaian di BK Porda bisa digapainya, bahkan H.Soetarno berharap PBVSI Kabupaten Cirebon mampuh meraih medali di Porda 2022 nanti dengan torehan medali emas.
“sudah pernah uji coba dengan Kabupaten dan Kota, BK 2021 dan Porda 2022 PBVSI yakin membawa emas, karena kita sudah siap banget dan siap tempur,”harapnya.
Wahyono Pelet Ketua Bidang Bina Prestasi PBVSI Kabupaten Cirebon menjelaskan, persiapan untuk menjalani laga BK Porda 2021 yang akan Dilaksanakan di Kabupaten Garut nanti, para atletnya telah menjalani latihan secara penuh dan maksimal terhitung sejak enam bulan yang lalu, dengan harapan para atlet memiliki persiapan yang maksimal setelah menjalani latihan yang telah diberikan.
“senin Dan kamis kami terus lakukan latihan selama tiga bulan persisnya dibulan Januari, dan saat memasuki tiga bulan menghadapi BK kami menggenjot latihan dengan enam kali pertemuan dalam seminggu, pagi dan sore, jadi dalam satu bulan kami adakan pertemuan latihan sebanyak 18 kali latihan yang diikuti seluruh atlet yang akan dipersiapkan di BK sekarang,”jelasnya.
Dirinya menambahkan, tak lupa peran para pelatih di Cabor Poli sangat antusias dan semangat untuk menjadikan dan mempersiapkan atlet menghadapi lawan di BK Porda 2021. Namun Dia juga paparkan, satu bulan sebelum pelaksanaan, Wahyono Pelet biasa dipanggil Pelet mengucapkan, squad tim nya telah mengadakan sparring partner dengan berkunjung ke lapangan lawan, diantaranya memetik hasil dengan poin 3-0, tentunya kemenangan tersebut bisa menginspirasi para atlet nya untuk memenangi BK Porda sekarang dan Porda 2022.
“ini juga peran seluruh pelatih Voli yang semangat sekali, kami juga pernah sparring dengan Hasil kemenangan 3-0,”ucapnya.
Untuk kendala dan halangan PBVSI menuju BK Porda Pelet sampaikan, kendala tentunya pasti ada, akan tetapi hal tersebut bisa diatasinya, sehingga para atlet dengan kendala yang telah diatasi, bisa mandiri dengan keadaan yang telah disediakan oleh tim official PBVSI Kabupaten Cirebon.
“kendala tentunya ada, seperti dulu GK ada Mess seaang sudah ada, sehingga sampai saat ini para atlet bisa mandiri dengan memasak makan sendiri di Mess,”ungkapnya.
Wahyono atau yang biasa dipanggil Pelet yang juga merupakan orang tua dari Eko Permana Putra atlet bola voli nasional mengucapkan, untuk BK Porda 2021 terdapat satu perubahan squad pada tim-nya, pasalnya salah satu atlet tersebut mendapat pekerjaan disalah satu perusahaan, sehingga dengan sangat pihaknya mencari dan mendapatkan unik pengganti atlet tersebut.
” ada satu orang, karena dia sudah mendapat pekerjaan disalah satu perusahan, dan terpaksa tidak dapat mengikuti BK, dan Alhamdulillah kami sudah ke Pemprov Jawa Barat dan bisa digantikan oleh pemain cadangan,”Katanya.
Hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PBVSI Kabupaten Cirebon, Pelet juga menargetkan untuk timnya bisa menggapai juara di setiap laga.(Sur)















