
Cirebon Timur, PN
Sebelumnya dilaporkan hilang hanyut terbawa arus atau tenggelam di Sungai Cisanggarung pada Minggu Pukul 03.00 wib, korban yang belakangan diketahui merupakan Sunaji alias Jipeng (30) seorang Youtuber bersama rekannya Budi (39) yang keduanya warga asal Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon bermula tengah membuat konten Youtube disekitar terowongan Jalan Tol dan sekitar Pemakaman Desa Babakanlosari. Kemudian korban turun ke Sungai Cisanggarung mencari umpan untuk ikan peliharaannya, saat itu juga korban terlihat berjalan semakin ke tengah Sungai Cisanggarung yang kemudian dilaporkan hilang terbawa arus air.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman, S.IK., M.H melalui Kasat Polair Polresta Cirebon, AKP Akmadi, SH menuturkan, setelah mengetahui temannya (korban) terbawa arus, Budi pun sempat berusaha untuk mencarinya saat itu juga namun tidak dapat diketemukan. Atas adanya laporan tersebut, khususnya 22 Personil dari SatPolair Polresta Cirebon dan DitPolair Polda Jabar segera di terjunkan ke lokasi kejadian. Selanjutnya, dalam misi pencarian korban tenggelam yang tergabung dalam TIM SAR ini turut terlibat dari Jajaran Koramil 0620-04/Losari, Polsek Pabedilan, Basarnas Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Pencinta alam Gunung Rimba Laut (PA Gurita). “Sekira Pukul 13.00 Wib Tim SAR gabungan mulai berdatangan dan langsung berkoordinasi melaksanakan pencarian korban dari akses LCR tepian sungai Cisanggarung hingga sejauh 2 Km. Namun di hari pertama pencarian korban belum dapat diketemukan hingga pencarian pun dihentikan pada sore hari,“ terangnya.
Lanjut dikatakan Akmadi, di pencarian hari kedua, Senin (15/8) tepat Pukul 07.00 Wib Tim SAR gabungan pun sesuai rencana melaksanakan pengecekan dan breefing pencarian korban. Sekira Pukul 08.45 Wib korban pun akhirnya berhasil dapat ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di sekitar TKP bergeser sekitar 500 M kearah Utara mengikuti arus sungai. Sehingga korban langsung dibawa ke RSUD Waled untuk dilaksanakan otopsi dan selanjutnya dibawa ke Rumah Duka untuk dilakukan pemakaman di TPU Desa Babakanlosari. “Dengan adanya kejadian ini kami tidak bosannya menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih menjaga anak anaknya dan jauhi sungai jika dirasa tidak ada hal yang penting. Terimakasih atas kerjasama baik semua pihak dalam misi pencarian korban sejak hari kemarin,“ imbuhnya. (Ded/Ries)















