Pelita News | Cirebon Timur – Jalan Daendels, yang juga dikenal sebagai Jalan Raya Pos (Sekarang Akses Nasional) adalah jalan bersejarah di Pulau Jawa yang membentang dari Anyer di Banten hingga Panarukan di Jawa Timur. Jalan ini dibangun pada masa pemerintahan Kolonial Belanda (Sekarang Indonesia), tepatnya oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels antara tahun 1808 hingga 1811. Panjangnya diperkirakan sekitar 1.000 kilometer (620 mil).
Tokoh Cirebon Timur, Wa Durji mengungkapkan, sepanjang jalur Pantura Jawa Barat orang juga menyebut jalan pantura atau jalur pantai utara. Jalan tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan khususnya di sepanjang Cirebon – Losari. Betapa tidak, sudah sejak lama keberadaan fisiknya kurang maksimal dan kurang memadai.
“Jalan masih banyak berlubang, penerangan jalan (PJU) sangat minim sekali, badan jalan banyak gundukan aspal yang mengeras serta Debu batu bara yang sangat mengganggu pengguna jalan baik saat hujan maupun saat terang benderang,“ ungkapnya.
Tidak heran, lanjut dikatakan Wa Durji, kecelakaan lalulintas sering terjadi di jalan nasional ini. Ironisnya lagi, perusahaan di sepanjang jalan jarang melibatkan satpam untuk juru parkir saat kendaraan keluar masuk perusahaan. Truk muatan berat atau tronton sering nongol seketika tanpa adanya pengawalan juru parkir, ini yang membuat kagok pengguna jalan lain.
“Tidak di pungkiri memang ada pemeliharaan jalan tersebut, namun hanya sifatnya tambal kebanyakan cold mix asphalt. Kekuatannya tentu kurang maksimal, sebab sekitar lubang tidak ada system pembakaran terlebih dahulu. Sehingga proses CMA tidak maksimal hasilnya, tak ayal ketahanan pun tidak kuat bertahan lama. Apalagi saat menambal dalam kondisi jalan basah pasca hujan, ini terkesan asal nambal,“ paparnya.
Iya juga mencolek teman-teman anggota dewan daerah, provinsi maupun pusat, sebagai sarana memediasi antara masyarakat dengan pemerintah, agar senantiasa kapasitas dan juga sinergitasnya berfungsi dengan baik. Berikan hak rakyat, sebab wajib pajak serasa sudah di lakukan.
“Kami percaya bahwa rekan-rekan di parlemen adalah orang-orang yang peduli akan cinta rakyat, karena di pilih oleh rakyat dan untuk kepentingan rakyat. Sampaikan juga kepada beliau kepala daerah di setiap tingkatan, jika masyarakat Cirebon timur mengeluhkan dengan perlakuan kepala daerah yang terkesan kurang memperhatikan kepentingan rakyat khususnya Cirebon Timur,“ pungkasnya. @Ries















