Kabupaten Cirebon Pelita News
Koperasi merah putih yang merupakan program dari pemerintah pusat merupakan program unggulan dari president prabowo subianto – Gibran raka bumi raka Senin (1/12)
Rencana pemerintah pusat di tahun 2026 akan meresmikan koperasi merah putih se indonesia, program dari pemerintah pusat ini membangun pasilitas bangunan koperasi merah putih agar segera dimanpaatkan bagi kepentingan masyarakat indonesia.
Di sampaikan oleh syamsul tokoh masyarakat losari kami sangat senang bahwa ada informasi setiap desa menerima manpaat untuk membangun sarana fisik koperasi merah putih , pihak Desa sangat menyambut dengan senang.
Yang dikeluhkan adalah jika pemerintah pusat dalam memberikan permodalan untuk koperasi merah putih diambil dari dana Desa.
Jika Dana Desa yang sudah di plot untuk semua kegiatan pembangunan desa tiba tiba harus di potong adanya intruksi dari pemerintah pusat untuk permodalan koperasi merah putih, akibatnya banyak kegiatan desa baik fisik dan honor bagi lembaga desa akan hilang.
Kalau setiap Desa yang mendapatkan dana Desa di tahun 2026 hanya 200 juta, dipastikan hampir 80 persen dana desa hilang, sisanya hanya untuk kegiatan fisik semata, otomatis honor lembaga desa akan hilang.
Lanjut syamsul, bahwa semestinya pemerintah pusat harus memberikan dana khusus bagi permodalan koperasi merah putih tanpa harus memotong dana desa dalam permodalan koperasi merah putih.
Sisi lain koperasi merah putih juga harus ada simpanan pokok anggota yang belum berjalan di setiap desa.
Sangat dilematis ada nya koperasi merah putih jika mengambil permodalan dari dana desa dalam mengembangkan sisi perekonomian.
Banyak daerah daerah yang sudah di kunjungi oleh pemerintah pusat dalam membuka gerai koperasi merah yang sudah tutup, banyak pihak ketiga yang memberikan aset permodalan , baik alat dan modal bagi koperasi merah putih diambil oleh pihak ketiga karena takut tuturnya
Ditambahkan oleh h Entis, Kuwu losari lor bahwa di losari lor Kecamatan losari bahwa ada 4 desa yang menjadikan percontohan pembangunan koperasi merah putih, yakni Desa Losari kidul, losari kidul, Desa Mulyasari.
Kami pemdes sangat senang jika pembangunan koperasi merah putih di biayai oleh pemerintah pusat, akan tetapi jika ada permodalan koperasi merah putih yang di ambil dari dana desa , pihak pemdes banyak yang keberatan.
Aplagi jika dana Desa yang sudah di plot untuk fisik dan honor tiba tiba akan hilang jika harus membiayai permodalan koperasi merah putih kedepannya.
Pemdes berharap permodalan koperasi merah putih harus dari perbankan berdasarkan survei dari Bank yang di tunjuk dari pemerintah pusat.
Terus terang jika permodalan koperasi merah putih di ambil dari anggaran dana Desa sangat memberatkan bagi pemerintahan desa pungkasyah ( Ded)















