Cirebon | Pelita News — Pagi itu, Stadion Watubelah tampak berbeda dari biasanya. Bukan derap langkah atlet atau peluit pelatih yang terdengar, melainkan suara mesin potong rumput, sapu, dan tawa semangat dari puluhan pengurus KONI Kabupaten Cirebon yang bergotong royong membersihkan area stadion.

Kegiatan bertajuk “Jum’at Bersih” (Jumsih) ini sontak menjadi sorotan dan pembicaraan hangat di kalangan pegiat olahraga maupun warganet.
Menariknya, Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman (Jigus), juga ikut turun tangan. Dengan pakaian santai, tangan bersarung, dan senyum lebar, ia ikut menyapu dan mengangkut karung sampah bersama jajaran KONI, pengurus cabang olahraga (Cabor), serta perwakilan dari DLH dan Dispora.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Stadion ini milik masyarakat, jadi harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Wabup Jigus sambil mengayunkan sapu di area tribun.
Dalam waktu singkat, wajah Stadion Watubelah berubah total. Daun-daun kering tersapu bersih, saluran air kembali lancar, dan taman stadion tampak lebih asri. Warga sekitar yang melihat pun ikut turun tangan, menambah semangat kebersamaan pagi itu.
Menurut Wabup Jigus, kegiatan Jumsih ini bukan sekadar agenda bersih-bersih.
“Ini cara sederhana untuk mempererat solidaritas antar pengurus olahraga dan memberi contoh nyata bahwa fasilitas publik adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.
KONI Cirebon memang telah menetapkan Jumsih sebagai agenda rutin. Dalam surat edaran resminya, setiap pengurus diminta hadir membawa alat kebersihan masing-masing, bukan sekadar simbol, tapi bentuk nyata partisipasi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pengurus KONI dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas olahraga daerah. Tak butuh instruksi panjang, semua bergerak dengan semangat yang sama: menjaga stadion sebagai rumah bagi para atlet Cirebon.
“Langkah kecil seperti ini, kalau dilakukan terus-menerus, bisa menumbuhkan budaya gotong royong dan cinta olahraga. Stadion yang bersih bikin semangat atlet meningkat,” tutur Jigus dengan optimistis.
Beberapa jam setelah kegiatan, foto-foto Jumsih tersebar di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi aksi sederhana namun inspiratif tersebut.
Komentar positif pun membanjiri unggahan KONI Cirebon.
“Pemimpin turun langsung, ini baru teladan!” tulis salah satu netizen.
Yang lain menambahkan, “Gerakan kecil, tapi dampaknya besar. Salut buat KONI Cirebon!”
Melalui kegiatan ini, KONI Kabupaten Cirebon membuktikan bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari proyek besar. Kadang, cukup dengan sapu di tangan dan hati yang tulus di lapangan.
Dengan semangat “Salam Olahraga!”, aksi Jumsih di Stadion Watubelah bukan hanya membersihkan rumput dan daun kering, tapi juga membersihkan cara pandang—bahwa olahraga sejati dimulai dari disiplin, kebersamaan, dan kepedulian. @Sur















