Pelita News, Cirebon Timur
Di penghujung Tahun 2023, sebagai bentuk komitmen dan konsistensinya dalam upaya terus menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon, kali ini Expo Teknologi Industri dan Job Fair 2023 ditutup dan digelar bertempat di SMK Samudra Nusantara Asjap, Kamis (14/12). Pantauan Pelita News, dalam acara yang dihadiri Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Barat, Ambar Triwidodo, perwakilan Kemendikbud, puluhan perusahaan industri dan perwakilan orangtua siswa tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto. Selain itu, dihari pertama Expo Teknologi Industri dan Job Fair 2023 yang berlangsung di salahsatu SMK Berbasis Industri ternama di wilayah timur Kabupaten Cirebon ini dipadati pula oleh ribuan para pencari kerja.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto menyampaikan apresiasinya kepada SMK Samudra Nusantara Asjap sebagai penutup yang sangat baik dan sangat bagus pada Expo Teknologi Industri dan Job Fair 2023 Kabupaten Cirebon. Menurutnya, SMK Samudra Nusantara Asjap sendiri sudah melakukan kemitraan dengan BKK, karena jika tidak ada kemitraan tersebut tentunya SMK / SMA tidak dapat melakukan penempatan pada lulusannya. “Alhamdulillah SMK Samudra Nusantara Asjap ini di satu sisi BKK nya sudah berjalan dengan baik dan disisi lain bahwa program PK nya dari Kemendikbudristek itu menjadi pioner untuk mendapatkan program pusat unggulan. Salah satu out out-nya adalah Job Fair,“ terangnya.
Novi Hendrianto pun mengatakan, Job Fair dari beberapa SMK yang ada di Kabupaten Cirebon bisa menekan tingkat pengangguran dengan kerjasama beberapa perusahaan langsung penempatannya. Ini menjadi point penekanan tingkat pengangguran. Hal ini tentu sangat membantu pemerintah melalui tiga treatment yakni BKK, pemanfaatan Alumni dan LPK – LPK maupun BLK – BLK baik penempatan untuk sektor dalam negeri maupun luar negeri. Itu merupakan tiga gerbang untuk penempatan tenaga kerja di Kabupaten Cirebon berikut peningkatan kompetensinya. Novi Hendrianto pun memastikan jika angka pengangguran di Kabupaten Cirebon sudah menurun hingga di angka 7,5 persen, artinya kemitraan dari seluruh pengusaha, pemerintah, pekerja dan sekolah sudah berjalan baik dan saling bahu membahu. “Apalagi nanti dengan terbentuknya Tim Vokasi Daerah akan lebih fokus untuk peningkatan kompetensi maupun pengurangan tingkat pengangguran. Jadi angka pengangguran sudah turun yang artinya jika dilihat dari RPJMD kita sudah jauh dari target 10 persen,“ ungkapnya.
Masih disela berlangsungnya acara, Kepala SMK Samudra Nusantara Asjap yang juga Ketua MKKS SMK Kabupaten Cirebon, Jahri Fa’idi, SH, MH mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kehadiran Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Kepala KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, perwakilan Industri dan perusahaan, jajaran Kepala SMK dan SMA di Kabupaten Cirebon serta perwakilan orangtua siswa dalam acara Expo Teknologi Industri dan Job Fair 2023 di SMK Samudra Nusantara Asjap. Jahri pun sangat mengapresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon yang tengah terus berupaya dalam pengentasan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon. Kebutuhan Link and Match antara dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja untuk kolaborasi penyiapan sumber daya manusia, sehingga SMK menyiapkan potensi lulusan yang adaptif dengan kondisi pasar kerja di Kabupaten Cirebon. “Kebijakan pengendalian tambahan angkatan kerja dapat dilakukan melalui tersedianya sekolah-sekolah kejuruan yang berkualitas, dan melalui peningkatan kerjasama dengan perusahaan – perusahaan,“ tuturnya. (Ries)















