Indramayu, PN
Menyambut kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dibuka seiring menurunnya kasus Covid-19, sebanyak 500 santri Pondok Pesantren (Pontren) Darul Ma’arif Kaplongan, Indramayu, Jawa Barat menjalani vaksinasi Covid-19. Vaksinasi yang terangkum dalam “Vaksin Indonesia Bangkit” ini dipusatkan di kampus setempat, Senin (23/08).
Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Ma’arif, Dedi Wahidi mengatakan, pihaknya menerima 1000 dosis vaksin untuk 500 santri, masing-masing dua dosis.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan vaksinasi untuk santri. Ini menjadi solusi dalam penanganan pendemi Covid-19,” kata Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam keterangannya.
Menurutnya, vaksinasi bagi santri merupakan inisiasi dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Pihaknya kemudian menindaklanjuti dengan melaksanakan vaksinasi di Pontren Darul Ma’arif.
“Kita utamakan santri karena mereka setiap hari bermukim sehingga diharapkan bisa tercapai kekebalan kelompok atau herd immunity,” ujar Dewa sapaan akrabnya.
Vaksinasi Santri Darul Ma’arif sambunya ditargetkan rampung pada pertengahan September mendatang. Pontren Darul Ma’arif memiliki total sebanyak 7.000 santri dan secara bertahap akan terus dilakukan vaksinasi.
“Hari ini 500, kemudian hari Rabu ada vaksinasi 1.200 dosis dari Polri dan kemudian ada juga dari TNI dalam hal ini Kodim Indramayu setiap hari kita targetkan 1.000 santri yang akan menerima vaksin,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Amroni, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di Pontren Darul Ma’arif Kaplongan Indramayu. Ia juga mendorong partisipasi semua pihak untuk memaksimalkan vaksinasi di masyarakat.
“Terutama bagi santri atau siswa untuk menyambut pembelajaran tatap muka,” kata Ketua DPC PKB Indramayu ini. (saprorudin)















