Pelita News, Indramayu – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu telah menyiapkan ruangan khusus bagi calon legislatif (caleg) yang gagal. Penyiapan ruangan ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada caleg yang mengalami stress hingga depresi setelah gagal dalam Pemilu 2024.
Humas RSUD Indramayu, Tarmudi mengatakan usai pemilu biasanya terjadi peningkatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Gangguan ini, mulai dari gejala ringan hingga berat. Penyebabnya caleg maju dalam pesta demokrasi lima tahunan namun hasilnya tidak sesuai harapan, tidak terpilih sementara dia sudah mengeluarkan tenaga, pikiran hingga biaya tidak sedikit, sehingga menjadi stress atau depresi.
“ODGJ biasanya muncul setelah pemilu,” kata dia.
Oleh karenanya kata dia, untuk mengantisipasi hal tersebut RSUD Indramayu sudah menyiapkan ruanga pelayanan khusus hingga menyiapkan dokter spesialis untuk melayani mereka hingga bisa terobati.
“Kami sudah punya dokter spesialis jiwa, dokter umum dan perawat yang sudah dilatih. RSUD Indramayu juga sudah siap poli rawat jalan untuk pasien-pasien berat atau ringan,” katanya.
Tarmudi menambahkan, RSUD Indramayu telah menyiapkan ruangan bagi para ODGJ mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan, hingga ruangan perawatan. Sedangkan untuk ruangan poli akan menerima berapapun jumlahnya yang rawat jalan. Termasuk di ruang IGD sudah mempunyai fasilitas khusus yaitu IGD Jiwa.
“Ruang perawatan itu kami punya ruangan Malgova dengan kapasitas tempat tidur 17 sampai 20 orang,” tambahnya.
Ia tidak menampik pada Pemilu 2024 ini, diprediksikan bakal ada peningkatan ODGJ di Indramayu, mengingat pada pemilu saat ini KPU Indramayu telah merilis, ada 589 daftar calon tetap (DCT) untuk DPRD Indramayu. Angka tersebut meningkat dibandingkan pada pemilu 2019 yang hanya berjumlah 565 caleg.
“Prediksi akan ada caleg yang depresi, karena mereka-mereka telah berjuang dengan pengorbanan tenaga, biaya, waktu, dengan harapan yang tidak sesuai keinginan. Pastilah gangguan jiwa baik dari ringan hingga berat,” ucap Tarmudi.
Dia menyarankan, para caleg jika telah mengalami gejala stress, segera konsultasikan kepada dokter, untuk mendapatkan perawatan.
“Sebaiknya setelah mengalami gangguan susah tidur, pikiran tidak tenang, segera konsultasikan agar tidak terjadi gangguan jiwa berat,” saran dia. (saprorudin)















