Pel
ita News, Cirebon Timur
Ratusan Siswa dari Kejuruan Teknik Pemesinan dan Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif SMK Dwi Bhakti Ciledug kini tengah fokus mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), Senin (13/3). UKK sendiri merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI. UKK dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia usaha/industri. Dimana untuk hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan, sedangkan bagi stakeholder hasil UKK akan dijadikan sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.
Kepala Program Teknik Permesinan SMK Dwi Bhakti Ciledug, Muh. Imron Nurohman mengatakan, kegiatan UKK untuk Kejuruan Teknik Pemesinan pasalnya baru dimulai hari ini, Senin 13 Maret hingga 20 Maret mendatang dan diikuti oleh sebanyak 178 Siswa. Untuk UKK Tahun 2023 ini pihaknya mengakui memilih Paket 3 dari pemerintah yakni Pembuatan Tangkai Kolet. Adapun pembuatan tangkai kolet sendiri peralatannya menggunakan mesin bubut konvensional. Selanjutnya menggunakan mesin pres konvensional dan para siswa juga diberikan pembelajaran ulir. Selain itu, terdapat kenurling, alur, bubut tirus, netap, bubut muka dan bubut terata. Setelah semua selesai dilanjut naik ke mesin press untuk melakukan pekerjaan facing membentuk 4 sudut, setelah dari mesin milling kemudian membuat ulir dengan menggunakan tap. “Alhamdulillah sejauh ini para siswa tidak menemukan kendala namun terdapat di proposal pengajuan benda kerja. Tapi secara kompetensi para siswa sudah memadai sesuai dengan juknis dan selama masa pembelajaran,“ terangnya.
Diwaktu yang sama, Kepala Program Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Dwi Bhakti Ciledug, Riza Bachtiar turut mengatakan, untuk Kejuruan TKRO di ikuti sebanyak 138 siswa yang dimulai sejak 13 Maret hingga 18 Maret. Pada pelaksanaan UKK kali ini TKRO memilih Paket 4 yang isinya terkait Perawatan Berkala, Pemeliharaan slSistem Elektrikal, Pemeliharaan AC dan Sporing Balancing. “Anak-anak terlihat lancar dan tidak ada kesulitan pada UKK ini. Untuk penguji eksternal UKK pun kita melibatkan dari PO Dedy Jaya yang tentunya sudah terlisensi,“ ujarnya.
UKK merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan SMK, dan dengan Program ini diharapkan SMK dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten. UKK sangat berperan penting dalam kelulusan peserta didik karena hasil dari UKK akan menjadi indikator pencapaian standar kompetensi kelulusan. Nantinya, sertifikasi yang diperoleh menjadi sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki peserta didik. (Ries)















