Pelita News, Cirebon Timur
Viralnya aksi koboi jalanan yang saat ini menjadi pergunjingan publik belakangan diketahui merupakan seorang anak dari salahsatu anggota aktif DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Cirebon. Bahkan saat ini diketahui sang orangtua dan adiknya pun masih dari satu partai yang sama tengah mengikuti proses kompetisi di Dapil VI Kabupaten Cirebon. Miris dan ironis, sikap dan gaya arogan R yang dilakukan di ruang publik sangat tidak mencerminkan seorang keluarga wakil rakyat yang seharusnya justru menjadi tauladan baik bagi masyarakat. Kecaman dan antipati pun terdengar santer dari berbagai kalangan, berharap peran penegak hukum dapat segera menindaklanjuti aksi koboi R ini tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sekjen Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), Ahmad Hudori mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan R terhadap seorang Sekretaris Desa Cipeujeuh Wetan di Jalan Raya Cipeujeuh Wetan pada Rabu (6/12) lalu sekitar Pukul 16.30 wib. Secara pribadi dirinya sangat prihatin sekali dan sangat tidak membenarkan adanya sikap arogan terlepas apapun bentuk masalahnya, hal ini tidak perlu dengan melakukan tindakan menodong senjata sekalipun hanya jenis Soft Gun. Menurutnya, sikap – sikap arogan ini tidak baik untuk ditiru oleh masyarakat dan ini harus segera di proses oleh pihak berwajib yang memiliki kewenangan, supaya masyarakat tetap dapat kondusif dan tidak adanya pemikiran – pemikiran lain dengan adanya kejadian tersebut. “Jadi saya berharap siapapun juga harus mengikuti hukum yang berlaku. Jaga kondusifitas ditengah – tengah kompetisi politik yang sedang berjalan. Apalagi ini dilakukan oleh anak dari salahsatu anggota Dewan yang masih aktif dan saat ini tengah ikut kembali berkompetisi sebagai Caleg, harusnya justru memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,“ tuturnya. (Ries)















