Indramayu, PN
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan melalui Fungsi Communication, Relation & CSR RU VI Balongan menyerahkan bantuan berupa 2 unit instalasi pertanian organik, 1 unit kandang maggot dan 10 unit tempat pembuangan sampah kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu.
Sejumlah bantuan yang diserahkan merupakan realisasi program Corporate Sosial Responsibility (CSR) yaitu Program Biokonversi Sampah Organik Melalui Budidaya Black Soldier Fly (BSF) dan Pertanian Organik PT KPI RU VI Balongan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pemberdayaan sosial dan masyarakat di wilayah Indramayu.
Bantuan yang diwujudkan sebagai kerjasama tersebut diserahkan oleh Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Imam Rismanto kepada Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat, S.H.,M.H. yang akan dijalankan oleh Kelompok Bima Sakti Mitra Binaan Warga Binaan Pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu.
Melalui program tersebut, kata Imam Rismanto, warga binaan dapat memiliki keterampilan ataupun wawasan baru sebagai penambah semangat dan motivasi untuk bekal kembali ke masyarakat.
“Kami berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik,” harapnya.
Dikatakan, program Biokonversi Sampah Organik Melalui Budidaya Black Soldier Fly (BSF) adalah program Pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot dari lalat tentara hitam (Black Soldier Fly), merupakan penerapan inovasi biokonversi untuk mengatasi permasalahan sampah organik (makanan, buah-buahan, sayuran).
“BSF kemudian akan menghasilkan Maggot (larva), Maggot BSF ini juga bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak dan menjadi nilai ekonomi,” kata Imam dalam keterangannya, Selasa (6/9/2022).
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB, Beni Hidayat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan PT KPI RU VI Balongan. Bantuan itu kata dia tentunya sangat membantu bagai warga binaan karena meeka dapat memiliki keterampilan ataupun wawasan baru untuk bekal kembali nanti ke masyarakat.
“Pemberdayaan merupakan hal utama yang dilakukan Lapas kepada warganya, program pemberdayaan sejalan dengan Visi dan Misi Lembaga Pemasyarakatan,” ujarnya. (saprorudin)















