Pelita News | Cirebon Timur – Sempat alami longsor akibat robohnya bagian pondasi, jembatan jalan penghubung Desa Jatipancur – Desa Durajaya, Kecamatan Greged, kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Jembatan yang terletak di Blok Cidileum, Kampung Jati Mekar, Desa Jatipancur, Kecamatan Greged ini perlu segera dilakukan penanganan cepat oleh DPUTR Kabupaten Cirebon sebelum terjadinya ambruk.
Keresahan warga masyarakat ini tidak hanya di satu titik, pasalnya di jalan penghubung antar desa ini terdapat tiga titik jembatan yang sudah mengalami ambrol akibat tergerus dibagian pondasi atau kolong jembatan. Berdasarkan pantauan dilokasi, selain tiga jembatan tersebut, nampak kondisi jalan di jalur ini pun mengalami kerusakan cukup berat. Senin (19/1/2026).
ASPECS kembali mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon untuk segera meninjau dan melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kecelakaan atau kerusakan yang lebih luas pada struktur jembatan.
“Melihat pondasi jembatan yang bergeser dan tergerus sudah sangat membahayakan, ini perlu segera dilakukan penanganan sebelum terjadinya ambruk,“ ujar Ipoel, Ketua Aliansi Peduli Cirebon Timur (ASPECS).
Ipoel mengingatkan pentingnya jembatan ini sebagai akses penghubung Desa Jatipancur bagian selatan menuju Desa Durajaya, termasuk akses transportasi kawasan pertanian. Maka, ia meminta DPUTR Kabupaten Cirebon untuk dapat melakukan perbaikan darurat maupun permanen.
“Status jalan ini kan milik Kabupaten Cirebon, untuk itu kami berharap DPUTR dapat segera merespon dengan cepat sebelum kerusakan bertambah parah,“ ungkapnya. @Ries















