Pelita News, Kabupaten Cirebon
Pemerintah Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Klangenan pada hari Rabu, 25 Oktober 2023 menggelar Festival Lomba Tari Topeng Gaya Slangit Tingkat Sekolah Dasar diikut Puluhan Peserta dari berbagai daerah bertempat di Alun – alun Desa Bangodua Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon dalam Rangka
Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2023.
Pagelaran Pestival Seni Tari Topeng sengaja digelar dalam rangka merawat dan menjaga Konsistensi budaya Negeri, kegiatan tersebut berlangsung sejak pagi pagi Hari mulai dari Pukul 08:00 Sampai dengan Pukul 16:30, berlangsung pada malam harinya akan dimeriahkan dengan Pagelaran Aliansi Hadroh Rindu Nabi dan dilanjutkan dengan Tablig Akbar menghadirkan Penceramah Kondang KH. Musthofa Aqil Shiroj dengan dihadiri para tamu undangan khusus, Bupati Cirebon Drs.H Imron Rosyadi dan wakil Bupati Hj. Wahyu Tjiptaningsih, KH. Wawan Arwani Amin M.A (Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon), KH. Azis Hakim Syaerozi (Ketua Tanfidzyah PCNU Kabupaten Cirebon), KH. Maskuri Harun ( Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Klangenan), KH. Jamal
Al-Buadirih Umanrotib S.Pd. M.Eng (Ketua MWCNU Kecamatan Klangenan), Drs. Abraham Muhamad, M.Si. (Kadisbudpar Kabupaten Cirebon), Camat Klangenan Drs. H. Dedi Susilo, M.M, Kapolsek (Klangenan) Iptu Ngatidja SH. M.H, Danramil Kapten Arh, Afid (Danramil Klangenan) bersama anggota.
Disampaikan Miskad selaku Kuwu Desa Bangodua pada Media Pelita News, dengan diadakannya peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023 yang bertemakan “Klangenan Bersholawat” ini tentunya kita harus selami bersama, dan kami selaku Kuwu Desa Bangodua tentunya sangat mengapresiasinya, “Karena
menurutnya, momen seperti ini sangatlah penting untuk diambil hikmahnya dalam mengingat perjuangan santri-santri terdahulu
dalam melakukan perjuangan melawan penjajah, dan para santri
Tiada henti dalam melakukan syiar Islam hingga sampai pada generasi sekarang, menurutnya, ” Kita selaku generasi penerus harus selalu memandang positif perjuangan para santri dan karena merekalah kita bisa mengerti ilmu – ilmu agama Islam, disamping banyak memberikan Kontribusinya dalam memajukan Bangsa dan negara hingga saat ini, “jelasnya.
(Hartono)















