Pelita News Kabupaten Cirebon
Peringatan Hari Migran Internasional Tahun 2023, yang diselenggarakan dihalaman Gedung Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kota Cirebon Kamis (28/12/23) yang dihadiri langsung oeh Bupati Cirebon H.Imron,M.Ag, dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon dan Direktur Unversitas Terbuka Layanan Luar Negeri (LLN).
Pada hari Peringatan tersebut turut andil untuk memajukan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan di Indonesia melalui Universitas Terbukan LLN yang telah menyediakan pendidikan untuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) diseluruh dunia yang telah berdiri secara mandiri sejak tahun 2010 hingga saat ini.
Menurut Dr.Pardamaean Daulay, M.Si., Direktur UT Layanan Luar Negeri (LLN) mengatakan, UT LLN telah hadir sejak lama dan memberikan akses pendidikan untuk seluruh warga Negara Indonesia yang berada di Luar Negeri sebagai PMI, sehingga PMI selain bekerja juga bisa mendapatkan pendidikan perguruan tinggi
“Universitas terbuka ini juga memberikan akses yang seluas-luasnya kepada warga negara Indonesia yang ada di luar negeri terlebih khusus lagi untuk para pekerja migran Indonesia untuk melanjutkan studi atau kuliah di UT jadi mereka sambil bekerja di luar negeri kemudian mereka bisa kuliah di universitas terbuka,”katanya.
UT LLN memiliki perbedaan dengan Universitas yang pada umumnya, pasalnya UT LLN telah menyediakan bahan ajar yang telah tersedia baik dalam bentuk cetak maupun online, selain itu juga untuk setiap PMI yang hendak menjadi mahasiswa UT LLN tidak memiliki batas maksimal, asalkan calon mahasiswa sudah lulus jenjang sekolah menengah akhir atau sekolah menengah kejuruan.
“perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh beda dengan pendidikan di perguruan tinggi yang biasa terbuka dan jarak jauh yang terbuka itu bermakna bahwa siapapun asal sudah memiliki ijazah SMA/SMK untuk mengikuti kuliah kemudian tanpa melihat batas usia calon mahasiswa,”lanjutnya.
jarak jauh memiliki makna bahwa mahasiswa tidak perlu datang ke kampus kemudian mereka nanti bisa belajar secara mandiri apa media pembelajarannya sudah disiapkan oleh UT ada dalam bentuk cetak juga ada dalam bentuk online nah untuk saat ini ada bahan ajar digital yang bisa dipelajari dimana saja.
Dr.Pardamaean Daulay, M.Si., Direktur UT Layanan Luar Negeri (LLN) juga menyebutkan, terdapat empat fakultas yang tersedia di UT LLN, yang mana keempat fakultas tersebut bisa dipilih oleh calon mahasiswa PMI.
“ada 4 fakultas, ekonomi dan bisnis ada beberapa program studi atau jurusannya Anda akuntansi ada manajemen kemudian ada ekonomi pembangunan juga ada pariwisata,”sebutnya.
Dr.Pardamaean Daulay, M.Si., Direktur UT Layanan Luar Negeri (LLN) juga menyebutkan bahwa biaya UT LLN dinilainya sangat terjangkau dan pas dengan kantong PMI, sehingga biaya yang telah ditentukan dirasanya tidak memberatkan.
“Jauh lebih murah, Mas”ungkapnya.
Tak kalah dengan perguruan lainnya, UT LLN sat ini telah naik status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum yang dipercaya dan diakui oleh pemerintah.
“bahkan yang lebih menggembirakan untuk ini sekarang sudah naik status menjadi PTNBH itu artinya Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum di Indonesia itu kalau saya nggak salah katanya itu baru 21 apa 24 begitu yang dipercaya oleh pemerintah kementerian pendidikan salah satu diantaranya adalah universitas terbuka,”bebernya.
Dr.Pardamaean Daulay,M.Si., Direktur UT Layanan Luar Negeri (LLN) mengucapkan untuk sekretariat Kantor Pusat UT LLN berada diwilayah tanggerang, sehingga ketika terdapat mahasiswa yang hendak datang bisa langsung dialamat saat ini.
“kantor pusatnya ada di pondok cabe Tangerang Selatan termasuk kami universitas terbuka layanan luar negeri atau UT LLN,”pungkasnya.(Sur)















