Pelita News, Cirebon
Jumpa pisah tentu bukan sekadar serah terima jabatan ataupun pertemuan dari satu tempat lama ke tempat yang baru, akan tetapi momen haru penuh kehangatan tentunya akan selalu mewarnai peristiwa-peristiwa tertentu. Kini momen haru itu muncul saat Keluarga besar SMPN1 Klangenan melaksanakan acara jumpa pisah guru Pengajar IPS bernama Nurdemar Yudhyanto yang telah memasuki masa purna tugas dibarengi dengan perpisahan siswa-siswi Kelas 9 SMPN1 Klangenan, Cirebon, berlangsung di lingkungan sekolah. 02/06/2025.
Walaupun acara pisah sambut digelar dengan sederhana, akan tetapi ikatan emosional tentunya masih begitu terasa, seolah seluruh keluarga besar sekolah, peserta didik dan orang tua siswa kala itu ingin menahan waktu agar kebersamaan tak cepat pergi berlalu.
Mantan guru pengajar IPS Nurdemar Yudhyanto, atau yang akrab disapa (Pak de) itu telah lama mengabdi sebagai tenaga pendidik untuk mata pelajaran Ilmu Pendidikan Sosial seperti yang diajarkan di Sekolah Menengah Pertama Negri) 1 Klangenan tersebut.
“Kala itu Pak De Nurdemar berdiri dengan mata yang berkaca-kaca dan dengan suara bergetar, ia menyampaikan pesannya pada
para siswa agar terus melanjutkan
Pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi supaya mencapai ilmu yang bermanfaat bagi dirinya dan keluarga serta berguna untuk nusa Bangsa dan Agama. Selain itu juga mengucapakan permintaan maaf pada keluarga besar sekolah atas segala kekhilafannya selama ia berada di lingkungan sekolah, “Kata-kata itu tentu bukan sekadar ucapan perpisahan, melainkan simbol kerendahan hati seorang guru yang telah mengabdi dengan sepenuh jiwa.
“Karena dirinya menyadari, selama bertugas mungkin ada langkah yang keliru, ataupun tutur kata yang kurang berkenan. Untuk itu, izinkan saya memohon maaf kepada seluruh rekan guru seperjuangan dan para siswa
agar saling memaafkan, “ujarnya dengan penuh penuh kerendahan hati. Selain itu iapun berpesan tentang pentingnya sinergitas antara lingkungan sekolah khususnya para guru, komite dan
orang tua siswa, agar pendidikan terus berjalan dengan baik dan bermartabat, “tambahnya.
Sementara, H. Ahmad Jumhur selaku Kepala SMPN1 Klangenan, mengucapakan banyak terima Kasih atas pengabdian Nurdemar selama ini, “ia mengaku sedih karena Nurdemar selaku guru teladan telah berhenti mengajar
terpisah oleh aturan, dan akan kembali berkumpul dengan keluarganya. Untuk itu “ia mohon doa dan dukungan agar SMPN1 Klangenan terus mengalami kemajuan dibuktikan dengan prestasi yang gemilang, “ucap Ahmad jumhur.
Selanjutnya acara Pisa sambut ditutup dengan doa bersama dan pemberian cenderamata sebagai simbol cinta dan penghormatan Drs Nurdemar selaku mantan guru pengajar mata pelajaran IPS. Dalam pelukan dan tangis penuh haru kini guru pengajar berpamitan berpamitan meninggalkan lingkungan Sekolah dengan membawa seribu kenangan dengan penuh kebersamaan. @Hartono















