Kab. Cirebon, PN
Memanfa’atkan lahan yang ada dan memanfa’atkan barang yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan pertanian mini dengan cara hidroponik tengah dilakukan Pemdes Curug Wetan Kecamatan Susukanlebak, hal ini selain sebagai salah satu edukasi dalam meningkatkan perekonomian warga sekaligus sebagai salah satu upaya menumbuh kembangkan kepedulian dalam hal kesehatan. Hal ini dikatakan Kuwu Curug Wetan, Jaenudin, saat berbincang dengan PN di ruang kerjanya, Senin, (22/02). Pantauan PN dilokasi, tanaman yang tengah dikerjakan yakni adalah tanaman kelor dan tanaman obat lainnya, termasuk tengah melakukan penanaman kangkung dan pokcay secara hidroponik.
Menurutnya, saat ini pihaknya bersama dengan KWT PKK Curug Wetan pasalnya tengah menggalakan penanaman tanaman obat dan pengembangan tanaman hidroponik dengan memanfa’atkan lahan yang ada, termasuk pemanfa’atan barang – barang bekas untuk dijadikan sarana tanaman hidroponik. Seperti menggunakan bekas Nasi Box dan bekas botol Air mineral. Dengan konsep yang saat ini tengah dilakukan, pihaknya berharap dapat dijadikan motivasi oleh warga untuk turut mencoba menerapkan apa yang tengah dilakukan Pemdes Curug Wetan sebagai upaya penambahan perekonomian dengan modal yang minimal namun hasilnya dapat maksimal. ”Semoga warga dapat mengikuti langkah yang tengah kami lakukan saat ini, memanfaatkan lahan dan barang-barang yang sudah tidak terpakai,” tuturnya.
Lanjut dikatakan Jaenudin, ditengah kondisi pandemi saat ini pihaknya berharap pula kepada warga masyarakat untuk dapat terus berkarya dalam upaya mendapatkan penghasilan tambahan, salahsatunya yakni dengan memanfa’atkan keterbatasan lahan maupun biaya. Diakuinya, dampak Pandemi Covid-19 saat ini dirasa sangat luar biasa, selain banyaknya pengangguran karena terjadinya pemutusan tenaga kerja, namun juga hal lainnya yang berakibat pada keresahan dan ketidakpastian yang dirasakan oleh banyak pihak. ”Dengan mencoba bercocok tanam dengan memanfa’atkan lahan yang terbatas dan barang yang sudah tidak terpakai, setidaknya bisa untuk mencukupi kebutuhan pribadi. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa dijadikan salah satu peraup rupiah ataupun hal positif lainnya,” ujarnya. (ries)















