Pelita News | Kabupaten Cirebon, – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon mengundang masyarakat untuk menyaksikan pameran museum yang akan digelar mulai tanggal 5 hingga 15 November 2024. Bertajuk “Memayu Hayuning Budaya” yang berarti “Membuat Dunia Menjadi Indah”, pameran ini bertujuan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal Kabupaten Cirebon melalui berbagai koleksi seni dan budaya yang dimiliki oleh Museum Pangeran Cakrabuana.

Pameran ini akan menampilkan berbagai koleksi yang menjadi ikon kebudayaan Cirebon, antara lain topeng, gaman (benda pusaka), alat musik gamelan, lukisan kaca, baju adat, batik Mega Mendung, serta alat-alat pembatikan. Semua koleksi ini tidak hanya menggambarkan kekayaan seni dan budaya Cirebon, tetapi juga mencerminkan identitas budaya yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Drs. H. Mohamad Abraham, M.M., M.Si., menjelaskan bahwa pameran ini merupakan ajang edukasi untuk generasi muda, khususnya para pelajar. “Pameran ini bukan hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga untuk pelajar yang ingin lebih mengenal sejarah dan budaya Cirebon. Kami juga mengundang konten kreator untuk turut mempublikasikan kekayaan budaya ini agar lebih dikenal luas,” ujarnya.

Berbagai ikon budaya yang akan dipamerkan, seperti batik Mega Mendung dan topeng khas Cirebon, menjadi daya tarik utama. Pameran ini juga mengajak pengunjung untuk memahami lebih dalam tentang keberagaman seni, seperti gamelan dan wayang kulit, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Cirebon.

Salah satu pengunjung, Ibu Susilawati, seorang guru pendamping SDN Arjawinangun, mengungkapkan kekagumannya setelah membawa murid-muridnya berkunjung ke Museum Pangeran Cakrabuana. “Saya sangat bangga melihat koleksi museum yang terjaga dengan baik. Setiap benda di museum ini memiliki cerita sejarah yang dalam tentang Kabupaten Cirebon. Penjaga museum juga sangat informatif, memberikan penjelasan yang detail tentang setiap koleksi, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman edukasi yang berharga,” kata Susilawati.
Diharapkan, pameran ini dapat menjadi ajang untuk lebih memperkenalkan kebudayaan Cirebon kepada generasi muda serta masyarakat luas, sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal yang sangat berharga. Dengan berbagai persiapan yang matang, Disbudpar Kabupaten Cirebon optimistis acara ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat edukasi bagi semua pengunjung, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
Bagi Anda yang ingin merasakan langsung keindahan dan kekayaan budaya Cirebon, pameran ini bisa menjadi kesempatan emas untuk melihat lebih dekat sejarah dan seni yang telah membentuk identitas kota ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi Museum Pangeran Cakrabuana di tanggal yang telah ditentukan.@Adv/Bams















