Cirebon | Pelita News.– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon memastikan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah Ciayumajakuning (Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) tetap terjaga hingga pertengahan Triwulan II tahun 2025. Kondisi ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang tercatat positif sebesar 4,98 persen.
Menurut Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib Perbankan Konvensional Mengalami Koreksi. Meskipun secara umum stabil, sektor perbankan konvensional di wilayah OJK Cirebon menunjukkan tren penurunan hingga Maret 2025:
Kredit yang disalurkan turun 11,67% menjadi Rp47,90 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) menyusut 7,73% menjadi Rp39,74 triliun, Aset bank turun 12,10% menjadi Rp49,57 triliun, Laba tahun berjalan anjlok 68,06% menjadi Rp492,82 miliar.
Meski begitu, kualitas kredit masih terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) hanya naik tipis menjadi 3,07%.
Secara regional, kontribusi bank-bank konvensional di wilayah OJK Cirebon terhadap Jawa Barat masih signifikan:
* 8,48% dari total kredit
* 6,42% dari total DPK
* 6,89% dari total aset bank
Perbankan Syariah Bersinar di Tengah Perlambatan, Berbeda dengan bank konvensional, kinerja bank umum syariah, justru mencatat pertumbuhan luar biasa. Hingga Maret 2025, 5 kantor cabang bank syariah di wilayah OJK Cirebon menunjukkan tren positif:
Kredit naik tajam 59,21% menjadi Rp6,89 triliun, Aset meningkat 41,35% menjadi Rp6,95 triliun, DPK tumbuh 14,60% menjadi Rp5,23 triliun.
Namun, meskipun pertumbuhannya signifikan, laba bank syariah mengalami koreksi 69,57% menjadi Rp68,98 miliar. Hal ini diduga akibat penyesuaian struktur biaya atau ekspansi yang masih dalam tahap awal imbal hasil.
Kualitas kredit bank syariah justru membaik, dengan penurunan NPL menjadi 2,88%.
Kontribusi regional perbankan syariah dari wilayah OJK Cirebon terhadap Jawa Barat juga mencatat angka menjanjikan:
* 10,43% dari total kredit
* 7,30% dari total DPK
* 8,90% dari total aset
Kesimpulan: Syariah Menjadi Harapan Baru, di tengah tekanan pada sektor perbankan konvensional, perbankan syariah tampil sebagai motor pertumbuhan baru di Ciayumajakuning. OJK Cirebon optimistis bahwa ke depan, dengan penguatan pengawasan dan dukungan regulasi, sektor jasa keuangan akan terus menopang ekonomi daerah secara berkelanjutan.@Bams














