
Pelita News, Kabupaten Cirebon
Dengan tema “Tanpa Sekat Tanpa Batas Jalin Erat Persaudaraan” Mama Mimi Kuwu yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Angkatan 2019 menggelar Milad Ke 4 Tahun 2023 bertempat di Bukit Bambu Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/11). Agenda rutin tahunan yang diikuti seluruh Mama Mimi Kuwu (Kepala Desa) Angkatan Tahun 2019 tersebut pasalnya dihadiri langsung oleh Ketua FKKC, Mu’ali yang merupakan Kuwu Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala dan Wakil Ketua FKKC H. Lili Mashuri yang juga tak lain Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang.
Ketua FKKC, Mu’ali mengatakan, kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan agenda Milad ke 4 Mama Mimi Kuwu Angkatan 2019. Tentunya dengan tema Tanpa Sekat Tanpa Batas Jalin Erat Persaudaraan ini intinya adalah menjalin terus silaturahmi dan tidak membeda – bedakan dengan almamater lain, tapi ini sebagai bentuk rasa kebersamaan. Bahkan menurutnya setiap almamater angkatan mengadakan juga kegiatan serupa yang dilaksanakan setiap tahun, hal ini selain sebagai ajang reuni namun juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antar Kuwu khususnya di Kabupaten Cirebon. “Alhamdulillah silaturahmi ini terus dapat berjalan sesuai dengan tema tanpa sekat dan tanpa batas. Adapun hal terpenting yang ditunggu oleh teman teman Kuwu saat ini adalah terkait Revisi Undang Undang Desa yang merupakan harapan dan perjuangan teman teman kuwu,“ tuturnya.
Disinggung ramainya isu terkait dirinya yang akan disandingkan dengan Calon Bupati pada Pilkada Kabupaten Cirebon mendatang, Mu’ali menegaskan dirinya tetap akan berada di jalur atau koridor yang tidak keluar dari Marwah Kuwu. Bahkan dirinya mengembalikan isu politik yang mulai beredar luas ini kepada teman – teman Kuwu. Selain itu, sampai saat ini dirinya mengakui belum ada kesepakatan dengan pihak manapun, namun yang penting bagi para Kuwu siapapun pemimpinnya nanti diharapkan dapat menampung aspirasi para Kuwu dan dapat membawa kabupaten Cirebon lebih baik lagi. “Harapan kami para Kuwu tentunya Pilkada nanti tetap berjalan kondusif dengan menjaga persaudaraan, ketertiban dan keamanan. Kami sudah berkomitmen dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bahwa Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Cirebon harus berjalan sukses dan damai,“ tegasnya.
Diwaktu yang sama, Wakil Ketua FKKC, H. Lili Mashuri turut mengamini bahwa belakangan memang telah ramai baik dari kalangan masyarakat maupun kalangan politikus yang mendorong Ketua FKKC sebagai perwakilan dari para Kuwu di Kabupaten Cirebon agar maju di Pilkada tahun mendatang. Pada prinsipnya FKKC sangat terbuka mempersilahkan kepada siapapun yang ingin maju pada Pilkada mendatang, karena ini adalah bagian dari demokrasi. Namun yang terpenting adalah semuanya dapat saling menjaga kondusifitas wilayah dan juga Marwah Kuwu. “Banyak sekali dari beberapa kalangan baik Caleg Kabupaten, Provinsi maupun Pusat yang mendorong agar Ketua FKKC dijadikan Calon Bupati Cirebon atau Wakil Bupati Cirebon. FKKC mempersilahkan selama itu para Kuwu kompak dan demokrasi dijalankan dengan baik dan benar,“ pungkasnya. (Ries)















