Kabupaten Cirebon Pelita News
Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2025 sudah mulai digelar fisik bangunan di kabupaten cirebon, salah satunya penerima bantuan provinsi jawa barat adalah Desa Losari Kidul Kacamatan Losari.
Saat pelita menyambangi warga yang bermama sulaimin dan suwarno warga losari kidul blok kepudang Senin 05/01 lokasi digelarnya proyek fisik berupa rapat beton dengan jumlah anggaran Rp.90 juta, bahwa awalnya Ia sebagai warga diajak bekerja untuk mengerjakan bantuan provinsi jawa barat tahun 2025.
Jumlah pekerja warga Losari Kidul Kecamatan Losari berjumlah 9 orang, semua pekerja yang bekerja dari pagi sampai malam hari untuk membikin Rabat beton.
Lanjut sulaimin dan Sumarno bekerja selama 4 hari hanya dikasih bon saja sebesar Rp 150 ribu per orang dua hari dan terahir dikasih Rp 200 ribu
Pihaknya mempertanyakan apa kami bekerja harian atau borongan, padahal menurutnya normalnya bekerja dari pagi sampai sore, namun kenyataan dilapangan Kami bekerja sampai malam, Kalau bekerja sampai malam bisa dikatakan borongan dong.
Sampai hari ini warga losari kidul mempertanyakan kepada oknum kuwu.
Saat Ini juga belum ada penjelasan dari oknum tersebut yang diduga memborong pekerjaan bantuan provinsi jawa barat di Desa Losari kidul Kecamatan losari.
Lanjut Sumarno dan sulaimin bahwa awal pekerja berasal dari warga Desa Kalirahayu, menegaskan berdasarkan undang undang jasa dan kontruksi bahwa jika pekerjaan bangunan harus mempunyai CV Dan PT serta warga setempat.
” masa Proyek Banprov tahun 2025 yang berada dilosari kidul Kecamatan losari dikerjakan oleh oknum Kuwu yang ada di Kecamatan losari, sudah Jelas menyalahi peraturan dan per undang undangan.
sebagai warga losari kidul merasa kecewa kepada kuwu losari kidul yang diduga pekerjaan diborongkan kepada oknum Kuwu di Kecamatan Losari, ?
Seharusnya adanya bantuan provinsi jawa barat tahun 2025 harus ada Tim pelaksana teknis yakni TPK ( Tim pelaksana Kegiatan) harus dilibatkan raksa bumi sebagai ketua Tim pelaksana Kegiatan bangunan banrov tahun 2025.
Kualitas bangunan bangunan juga diragukan diantaranya, masa dasar rabat beton berupa ladu Saja yang menutup sepanjang jalan yang akan dirabat beton ”
Tentunya kualitasnya bangunan tidak kuat dan than lama jika membuat Rabat beton di blok kandang tersebut.
Padahal anggaran Rp 90 juta cukup banyak untuk membuat Rabat beton dengan kualitasnya yang Bagus tanpa mengurangi volume.
Ia sebagai warga mengeluhkan pekerjaan Rabat beton diblok kepudang, ditambah juga persoalan warga yang bekerja belum Jelas apa bekerja harian atau borongan?
Sebagai bentuk transparansi dan undang undang keterbukaan informasi masyarakat harus diberi penjelasan dari oknum Kuwu itu.
Kami warga losari kidul blok kepudang menyampaikan keluh kesah dan aspirasi kepada Gubernur jawa barat, Dedi Mulyadi
( bapa Aing) dan pihak polresta serta kejaksaan Kabupaten Cirebon untuk menindak Proyek plat merah seperti Banprov Dan Dana Desa yang pekerjaannya selalu diborongkan oleh pihak perorangan bukan PT atau CV yang dikunjungi oleh Pejabat kabupaten cirebon.
Saat pelita menelpon ke pihak pemdes Losari kidul dan kuwu losari kidul Dan oknum Kuwu tersebut lewat telepon tidak diangkat dalam memberi klarifikasi tentang bantuan provinsi jawa barat yang diduga diborongkan oleh oknum kuwu pungkasnya.(Ded)















