Peli
ta News, Cirebon Timur
Kondisi Jalan Kabupaten Cirebon yang memprihatinkan dalam kondisi rusak berat dan sangat membahayakan khususnya bagi pengguna jalan raya hampir tersebar diseluruh penjuru wilayah timur. Tak terkecuali dengan kondisi yang tepatnya berada di Jalan Raya Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang, tak sedikit banyak pengendara mengalami kecelakaan akibat dampak jalan yang dirasa sangat membahayakan dan mengancam keselamatan saat berkendara. Atas hal tersebut, Kuwu Desa Cipeujeuh Kulon, H. Lili Mashuri merasa sangat prihatin dan tergerak hatinya dengan mengucurkan anggaran dari kantong pribadinya dibantu swadaya warga masyarakat melakukan perbaikan tambal sulam menggunakan adukan semen, Sabtu (11/3).
Kuwu H. Lili di sela berlangsungnya kegiatan gotong royong perbaikan jalan menegaskan, untuk perbaikan jalan raya ini murni atas inisiatif dan kesadaran pribadinya bersama warga masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian atas keselamatan khusunya bagi warga masyarakat Desa Cipeujeuh Kulon dan umumnya warga masyarakat luar yang melintas di jalan raya ini. Pada prinsipnya, meski jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Cirebon, namun dirinya merasa miris dan tidak mau menunggu banyaknya jatuh korban terdahulu. Sehingga dengan terketuknya rasa kepedulian tersebut dirinya secara suka rela mengucurkan dana pribadi yang dibantu swadaya masyarakat langsung melakukan gerakan perbaikan jalan, tanpa harus menunggu anggaran dan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon yang belum ada kepastian. “Insya Allah saya dan warga masyarakat murni suka rela melakukan gerakan perbaikan ini semata – mata demi keselamatan warga pengguna jalan raya,“ tegasnya.
Berdasarkan pantauan Pelita News, kerusakan jalan yang perlu segera diperhatikan Pemerintah Kabupaten Cirebon juga banyak tersebar di beberapa titik lainnya di wilayah Cirebon Timur. Oleh karenanya, kinerja Pemerintah Kabupaten Cirebon saat ini patut disoal dengan kondisi carut marut infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon bak kubangan kerbau yang telah banyak menelan korban luka ringan, luka berat hingga korban kehilangan nyawa manusia. (Ries)
















