Pelita News I Indramayu – Komisaris Independen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Prabunindya Revta Revolusi merasa bangga dengan Kilang Balongan dengan indeks kompleksitas tertinggi yang menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V dengan kandungan rendah sulfur dan rendah emisi.
Hal itu disampaikan Prabunindya Revta Revolusi pada kunjungan perdananya ke Kilang Pertamina Balongan bersama komisaris PT KPI Agustina serta Direktur Sumber Daya Manusia dan Penunjang Bisnis Tenny Elfrida, kemarin.
Ia juga merasa bangga dengan Kilang Balongan karena menerapkan Sistem Information Technology (IT) yang canggih, diantaranya system IT yang digunakan pada ruang control room sebagai ruang pengendali kilang.
Saat menggelar Management Walk Through (MWT) ke Kilang Pertamina Balongan, jajaran Komisaris dan Direksi PT KPI juga berkesempatan melihat langsung unit Residue Catalytic Cracking (RCC) yang menjadi unit penyumbang profit terbesar Kilang Balongan.
“Target kita adalah pencapaian profit, namun jangan lupakan aspek safety. Safety baik, maka Profit juga baik,” ungkap Prabu sapaan akrabnya dikutip dari keterangan resminya, Rabu (12/6/2024).
Disampaikan Prabu, aspek safety adalah konsen utama perusahaan dan harus menjadi perhatian bersama, patuhi dan terapkan aspek HSSE guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Terkait system IT yang terus berkembang, Prabu juga menginginkan agar pemanfaatan teknologi IT ini semakin dimaksimalkan guna mengupdate kondisi peralatan dan produk kilang.
Tidak hanya berhenti pada pencegahan kecelakaan kerja saja, Prabu juga mengingatkan agar operasional Kilang Balongan untuk tetap meningkatkan efisiensi serta menjaga agar operasional kilang tidak menyebabkan pencemaran, atau bahkan berkontribusi pada lingkungan hijau.@safaro















