Indramayu, PN
Melalui peringatan Hari Perempuan Internasional (International Womens Day) “Peluang Perempuan Menuju Indramayu Bermartabat”, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) cabang Kabupaten Indramayu memberikan penghargaan kepada 8 perempuan hebat di Kota Mangga. Dari 8 perempuan hebat itu salahsatunya diberikan kepada Komisioner KPU kabupaten setempat, Dewi Nurmalasari, SHI, MA. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM ini dianugerahi penghargaan sebagai Pejuang Keterwakilan Perempuan Penyelenggara Pemilu.
Dalam paparannya Dewi Nurmalasari mengucapkan selamat dan sukses kepada KPI Indramayu atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga berterimakasih kepada KPI atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
“Ini adalah motivasi buat saya untuk terus belajar, berkarya, dan melakukan yang terbaik apapun posisinya, karena perempuan bukan sekedar pelengkap apalagi penyedap. Perempuan tentu dapat melakukan peran-peran strategis dalam segala bidang, khususnya dalam menuju Indramayu bermartabat, terlebih bupatinya adalah seorang perempuan yang sangat inspiratif,” kata dia dalam pesan whatsappnya, Selasa (23/03).
Dewi mengingatkan bahwa diluar sana masih banyak perempuan Indramayu yang juga telah banyak menorehkan catatan prestasi dan berkontribusi bagi Indramayu tercinta ini. Untuk itu kepada seluruh perempuan, khususnya perempuan Indramayu, teruslah bergerak untuk mewujudkan segala mimpi dan asa. “Dengan bergerak kita akan terus belajar untuk menjawab segala tantangan,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Dewan Kelompok Kepentingan KPI Indramayu, Siti Halimatussa’diyah mengaku Dewi Nurmalasari layak mendapatkan penghargaan tersebut, pasalnya selain sebagai Komisionar KPU perempuan, Dewi juga telah berkomitmen untuk pelibatan perempuan duduk di PPK, PPS hingga KPPS.
Hal lainnya, sambung Siti, Dewi Nurmalasari saat menjadi dosen Fisip di Unwir selalu memotivasi mahasiswanya agar perempuan harus hadir dipengambil kebijakan. “Bukan hanya memotivasi, beliau juga menginspirasi perempuan yang lain bahwa perempuan juga mampu mengambil peran dan bisa duduk di posisi strategis,” kata Iyung sapaan akrabnya.
Menurutnya, pelibatan perempuan dalam proses pesta demokrasi di Indramayu baik sebagai penyelenggara maupun pemilih, Dewi Nurmalasari telah mendobrak anggapan politik selama ini yang dianggap maskulin dan milik lelaki. “Jadi kehadirannya menjadi representasi kehadiran perempuan di ruang politik,” tandas Siti Halimatussa’diyah. (saprorudin)















