Pelita News | Kabupaten Cirebon – Drs. Heri Purnomo, S.Sos., M.Pd., Kepala SMAN 1 Pabedilan, bersama staf pengajar, mengunjungi Pemerintah Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, untuk menjelaskan isu dugaan pungutan liar (pungli) di sekolahnya. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Kuwu Casban dari Desa Pabedilan Kaler.
Heri Purnomo menegaskan bahwa SMAN 1 Pabedilan tidak memungut biaya apapun dalam proses penerimaan siswa baru. “Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan telah menandatangani pakta integritas. Sekolah kami menolak adanya pungutan apa pun selama proses penerimaan siswa,” ungkapnya.
Heri juga menambahkan bahwa jika ditemukan bukti valid mengenai oknum yang mengatasnamakan sekolah untuk pungutan, pihaknya akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi menjaga nama baik SMAN 1 Pabedilan di masyarakat Kabupaten Cirebon.
Kuwu Casban menyambut baik langkah ini dan menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan pemerintah desa. “Kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan pemdes sangat penting untuk menciptakan generasi emas dan memastikan transparansi dalam setiap kegiatan,” ujarnya.
Dengan pertemuan ini, diharapkan isu yang beredar dapat diklarifikasi, dan kerja sama yang solid antara sekolah dan pemerintah desa dapat terus terjalin untuk kepentingan bersama.@Dedi















