• Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Juni 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Kembali Di Kepung Banjir, Warga Cirebon Timur Tuntut Peran Solusi Pemerintah

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Mei 18, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Kembali Di Kepung Banjir, Warga Cirebon Timur Tuntut Peran Solusi Pemerintah
    0
    BERBAGI
    101
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon Timur – Tingginya intensitas curah hujan di wilayah hulu Kabupaten Kuningan sejak Sabtu siang 17 Mei 2025 hingga malam hari, menyebabkan sebagian besar wilayah di Cirebon Timur kembali dikepung banjir sejak. Pantauan Pelita News pada Minggu pagi 18 Mei 2025, nampak sejumlah desa yang tersebar di beberapa kecamatan di Cirebon Timur terdampak dan terendam banjir.

    Untuk di Kecamatan Waled, terdapat 4 desa yang saat ini masih terendam banjir, diantaranya Desa Ciuyah, Ambit, Mekarsari dan Gunungsari. Banjir yang merendam pemukiman warga ini mencapai ketinggian 85 centimeter akibat luapan Sungai Ciberes dan beberapa saluran irigasi.

    Sementara di Kecamatan Pangenan, terpantau sejumlah pemukiman di wilayah Desa Astanamukti turut tergenang banjir. Berikutnya, banjir juga menggenangi pemukiman di Desa Babakanlosarilor Kecamatan Pabedilan.

    Tentu saja bencana yang terus berulang-ulang dan menjadi langganan banjir setiap kali musim hujan menjadi sorotan masyarakat. Salah satunya seperti yang di ungkapkan salah seorang warga Kecamatan Waled, R Hamzaiya S.Hum. Menurutnya, selama bertahun-tahun wilayah Waled selalu terendam banjir tanpa adanya solusi struktural yang tuntas dari pihak berwenang.

    “Banjir ini bukan bencana baru, setiap tahun kami menghadapi persoalan yang sama. Rumah-rumah warga terendam, sekolah diliburkan, sawah gagal panen, serta fasilitas Ibadah dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Tapi tidak ada langkah serius dari Bupati Cirebon apalagi Gubernur Jawa Barat untuk mengakhiri penderitaan ini,“ ungkapnya.

    Menurutnya, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Cirebon khususnya di wilayah timur bukan semata karena curah hujan tinggi. Tetapi, lebih pada akibat dari buruknya tata kelola lingkungan, pendangkalan sungai, hingga pembangunan yang tidak tertata dengan baik.

    “Sampai kapan kami harus menunggu keadilan?,“ ujar Hamzaiya dengan nada prihatin.

    Ia pun menambahkan bahwa pemerintah seharusnya melakukan pendekatan komprehensif yang melibatkan normalisasi sungai, perbaikan tanggul, pembangunan sistem drainase terpadu, serta edukasi dan pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

    “Ini soal kebijakan dan keberpihakan. Kalau pemerintah benar-benar peduli, semestinya sudah ada perencanaan matang untuk jangka pendek, menengah, dan panjang. Bukan sekadar datang saat banjir, bawa bantuan mie instan dan berfoto di lokasi bencana. Kami ingin solusi, bukan sandiwara,“ imbuhnya.

    Di akuinya, iya dan warga masyarakat pada umumnya berkali-kali menyuarakan kebutuhan perbaikan infrastruktur, pengendalian banjir, serta pemerataan pembangunan, namun hasilnya nihil.

    “Pembangunan selalu berat sebelah. Kita di timur seperti di anak tirikan. Padahal kami juga bagian dari Kabupaten Cirebon dan Jawa Barat,“ tuturnya.

    Hamzaiya mengingatkan, bahwa jika situasi ini terus dibiarkan, maka kerugian ekonomi dan sosial yang ditanggung masyarakat akan semakin besar dan meninggalkan trauma berkepanjangan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

    “Saya kira ini saatnya pemerintah membuktikan bahwa mereka benar-benar hadir untuk rakyat. Jangan tunggu korban jiwa dulu baru bertindak. Banjir di Cirebon Timur adalah alarm keras yang tak boleh lagi diabaikan,“ tegasnya. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Kunjungan Menteri P2MI RI Di Desa Sende Berikan Edukasi Pada Purna PMI dan Calon PMI

    Berikutnya

    Wakil Bupati  Dorong Penguatan Peran ORARI dalam Pembangunan Daerah

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Wakil Bupati  Dorong Penguatan Peran ORARI dalam Pembangunan Daerah

    Wakil Bupati  Dorong Penguatan Peran ORARI dalam Pembangunan Daerah

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Baru Indramayu Naik

    Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Baru Indramayu Naik

    Juni 9, 2026
    Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

    Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

    Juni 9, 2026
    Tiga Siswa SMAN 1 Sindang Terlibat Geng Motor Di Pecat 

    Tiga Siswa SMAN 1 Sindang Terlibat Geng Motor Di Pecat 

    Juni 9, 2026
    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

    Juni 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Baru Indramayu Naik

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Gandeng Ombudsman Jabar, Pemkab Indramayu Wujudkan Pelayanan Publik Bebas Mal-administrasi

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,428)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,282)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,968)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (490)

    Berita Terbaru

    Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Baru Indramayu Naik

    Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Sembako di Pasar Baru Indramayu Naik

    Juni 9, 2026
    Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

    Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

    Juni 9, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk