Pelita News, Kabupaten Cirebon
Sejarah telah membuktikan bahwasanya pemuda adalah salah satu pilar yang memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga maju mundurnya suatu negara sedikit banyak ditentukan oleh pemikiran dan kontribusi aktif dari pemuda di negara tersebut. Begitu juga dalam lingkup kehidupan bermasyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial dalam tatanan masyarakat sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsa. Kali ini beberapa media di Cirebon berkesempatan berkunjung sambil Nyeruput Kopi pagi dengan calon orang nomor 1 di Kabupaten Cirebon, Kang Suharso di kediamannya yang terletak di Kecamatan Palimanan. Nyeruput kopi pagi ini, dikemas dengan obrolan santai “Pemuda Di Mata Kang Suharso”, Minggu (28/4).
Di sela menyambut kehadiran rekan – rekan awak media, atas nama Sedulur Kang Suharso dirinya berterima kasih kepada awak media yang telah menyempatkan waktu berkunjung di kediamannya. Menurutnya, cuaca pagi ini terasa semakin cerah dengan kedatangan tamu agung dari para awak media. Hari yang spesial, karena baginya awak media adalah mitra strategis yang dapat memberikan informasi, hiburan dan mendorong partisipasi masyarakat juga tentunya dapat dijadikan sebagai sarana edukasi. “Alhamdulillah, saya bangga dan merasa terhormat bisa bertemu di pagi yang cerah ini. Bagi saya peran media sangat penting dalam mengartikulasikan kepentingan masyarakat dan pemerintah,“ tuturnya.
Ditengah perbincangan santai sambil Nyeruput Kopi, salah satu awak media berkesempatan menanyakan bagaimana pandangan Kang Suharso tentang Pemuda? Sambil tersenyum dengan gaya khasnya, dirinya mempersilakan terlebih dahulu para awak media untuk menyeruput kopi dan menikmati kue kecil ala kadarnya yang tersaji di meja teras. Lalu Kang Suharso pun meminta ijin mengutip salah satu Amanat Presiden RI Ir. Soekarno, yakni “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya dan Beri aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia. Dengan jelas kutipan ini menunjukkan bahwa Pemuda yang bersatu dapat menghimpun kekuatan luar biasa yang dapat mengubah dunia. Sekilas terhadap peristiwa bersejarah tanggal 28 Oktober 1928 yang kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemuda terjadi berkat kesepakatan yang muncul diantara pimpinan organisasi kepemudaan dan kedaerahan. “Melihat sejarah perjuangan sebelum Indonesia merdeka maupun paska kemerdekaan, pemuda tidak boleh diabaikan. Pemuda merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa,“ terangnya.
Lanjut dikatakan Kang Suharso, sejarah telah membuktikan bahwasanya pemuda adalah salah satu pilar yang memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dimana menurutnya juga bahwa peran pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak dapat diragukan lagi. Peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa sebenarnya memiliki beberapa peranan, diantaranya yang pertama dapat dilihat dari peran pemuda sebagai Agent of Change atau agen perubahan. Agent of Development, atau agen pembangunan sebagai penerus bangsa. “Peran selanjutnya adalah Agent of Modernization atau agen pembaharuan, artinya bahwa para pemuda Indonesia wajib memiliki kemampuan dalam menganalisa perubahan zaman yang pastinya memberi pengaruh besar pada bangsa Indonesia, sehingga mereka dapat memilih mana yang memang perlu untuk dirubah dan juga mana yang seharusnya dipertahankan,” paparnya.
Kang Suharso pun menegaskan, kekuatan sebuah bangsa terletak di tangan para pemudanya. Apa saja potensi yang dimiliki oleh diri pemuda saat ini ? Semangat yang dimiliki pemuda Indonesia pada saat terjadinya Sumpah Pemuda diantaranya adalah rasa cinta terhadap bangsa dan tanah airnya, semangat persatuan, persaudaraan, gotong royong dan kerja sama serta mampu menerima dan menghargai perbedaan. Pemuda merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki potensi untuk melakukan perubahan. Untuk itu setiap pemuda harus menguasai empat aspek agar memiliki daya saing tinggi dan mampu menjadi pemimpin daerah masa depan. Empat aspek itu adalah keunggulan moral, visioner, kompetensi dan inspirasi. “Pemuda merupakan satu identitas yang potensial, pemuda merupakan agen penerus cita-cita bangsa. Pemuda berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional,“ jelasnya.
Di paparkan Kang Suharso, sebagai kekuatan moral diwujudkan dengan menumbuh kembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental-spiritual, dan meningkatkan kesadaran hukum. Sebagai kontrol sosial diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas tanggungjawab, hak, dan kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum, meningkatkan partisipasi dalam perumusan kebijakan publik, memberikan kemudahan akses informasi. “Sedangkan sebagai agen perubahan diwujudkan dengan pendidikan politik dan demokratisasi, sumberdaya ekonomi, kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni dan budaya,” paparnya.
Atas hal tersebut, Kang Suharso pun penuh berharap terhadap pemuda khususe wong Cirebon, merujuk Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan, pemuda merupakan warga negara Indonesia yang berusia 16 tahun sampai 30 tahun. Pada usia tersebut, merupakan puncak usia produktif dan kreatif, sehingga diharapkan pemuda dapat menjadi sosok yang penuh semangat dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Dalam bermasyarakat, partisipasi pemuda sangat diperlukan untuk turut berkontribusi dalam membangun daerahnya dan memberdayakan masyarakat. “Salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan oleh pemuda yaitu dengan berpikir kritis serta lebih peka terhadap isu dan permasalahan yang ada di sekitarnya, mulai dari permasalahan sosial, ekonomi, politik, hingga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta menuangkan ide-ide yang kreatif dan inovatif untuk membuat program-program yang bermanfaat bagi masyarakat dengan modal pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki,“ imbuhnya.
Untuk itu, Peran pemuda sangatlah penting bagi suatu bangsa yang dimulai dari daerah, karena pemuda yang akan menjadi pemimpin bangsa ini di kemudian hari. Maka dari itu, jika ingin melihat gambaran Kabupaten Cirebon di masa mendatang, dapat dilihat dari kualitas pemudanya saat ini. Untuk menjadi pemuda yang berkualitas, tentunya pemuda harus dapat memberikan manfaat minimal untuk dirinya sendiri dan kemudian untuk keluarganya lalu selanjutnya bermanfaat bagi lingkungannya. “Hayu anak muda buktikan, Cirebon menanti bhakti dan karyamu. Mari bersama-sama mewujudkan apa yang menjadi harapan dan cita-citaMu, kudu bangga dadi wong Cerbon. Pemuda Tangguh Cirebon Bangkit, Wis Wayae,” tutup Kang Suharso. (Ries)















