• Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Juni 11, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Janji Rp20 Miliar untuk Desa Tonjong Belum Direalisasi, R. Hamzaiya Ingatkan Pemprov Jabar Konsisten dengan Komitmen Publik

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 28, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Janji Rp20 Miliar untuk Desa Tonjong Belum Direalisasi, R. Hamzaiya Ingatkan Pemprov Jabar Konsisten dengan Komitmen Publik
    0
    BERBAGI
    22
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News | Cirebon Timur – Aktivis muda Cirebon Timur, R. Hamzaiya, S. Hum, menyampaikan harapan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera merealisasikan janji bantuan anggaran sebesar Rp20 miliar yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur di Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon.

     

    Janji tersebut disampaikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Deddy Mulyadi, saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Cirebon Timur tepatnya pada saat melaksanakan Shalat Idul Adha Jum’at 6 Juni 2025 lalu di Masjid Nurul Huda Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon.

     

    Namun, sudah lebih dari dua bulan berlalu, hingga kini, menurut Hamzaiya, belum terlihat tanda-tanda realisasi atau progres administratif yang bisa menjadi kepastian bagi masyarakat. Ia berharap hal ini tidak menjadi preseden buruk, mengingat sebelumnya publik juga sempat dikecewakan oleh janji bonus Pemprov Jabar untuk tim Persib Bandung yang ternyata tidak dapat dipenuhi sesuai ekspektasi.

     

    “Kami tentu memahami bahwa proses perencanaan dan penganggaran memerlukan waktu dan prosedur. Namun, ketika sebuah janji sudah disampaikan secara terbuka oleh seorang kepala daerah, harapan masyarakat pun secara otomatis terbentuk. Jika kemudian realisasinya lambat atau tidak jelas, maka wajar jika publik mulai mempertanyakan,” ungkap Hamzaiya di Cirebon.

     

    Menurutnya, Desa Tonjong memang sangat membutuhkan perhatian khusus dalam bidang infrastruktur. Wilayah yang terletak di bagian timur Kabupaten Cirebon ini selama bertahun-tahun menghadapi tantangan pembangunan, mulai dari kondisi jalan desa yang rusak, terbatasnya akses penghubung antarwilayah, hingga fasilitas umum yang belum memadai.

     

    “Janji Rp20 miliar itu adalah titik harapan baru bagi warga Desa Tonjong. Kami bukan menekan, tapi mengingatkan, karena masyarakat di akar rumput sangat menaruh harapan besar pada janji tersebut,” tambahnya.

     

    R. Hamzaiya juga menyinggung pengalaman publik Jawa Barat terkait janji bonus untuk klub sepak bola Persib Bandung yang sempat diumumkan oleh Pemprov, namun realisasinya menimbulkan polemik karena tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Ia menilai, hal itu menjadi pelajaran penting bagi pejabat publik agar lebih berhati-hati dan terukur dalam menyampaikan janji, terutama dalam forum yang disaksikan publik luas.

     

    “Kami tidak ingin pengalaman seperti janji bonus untuk Persib kembali terulang dalam konteks pembangunan desa. Apalagi ini menyangkut kehidupan masyarakat langsung, bukan hanya soal simbol atau kebanggaan daerah,” kata Hamzaiya.

     

    Ia menyatakan bahwa janji pemerintah kepada rakyat adalah kontrak moral yang seharusnya dijaga, bahkan jika kondisi anggaran mengalami perubahan. Dalam situasi seperti itu pun, menurutnya, yang diperlukan adalah komunikasi terbuka dan transparan kepada masyarakat.

     

    “Kalaupun ada dinamika fiskal atau revisi perencanaan, sebaiknya disampaikan secara resmi. Jangan biarkan janji itu menguap tanpa penjelasan, karena yang paling terdampak adalah kepercayaan publik,” ujarnya.

     

    Hamzaiya juga mendorong DPRD Provinsi Jawa Barat untuk turut aktif mengawal proses ini dan memberikan kejelasan kepada masyarakat Desa Tonjong mengenai status anggaran tersebut. Ia menilai bahwa fungsi pengawasan DPRD sangat penting untuk memastikan tidak ada program prioritas yang tertinggal atau terabaikan.

     

    “Kami percaya Gubernur Deddy Mulyadi memiliki komitmen kuat untuk mendorong pembangunan yang merata. Karena itu, kami juga yakin beliau tidak akan membiarkan harapan masyarakat di Cirebon Timur dibiarkan menggantung,” tuturnya.

     

    Sebagai penutup, R. Hamzaiya menyatakan bahwa masyarakat sipil di Cirebon Timur siap mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan warga desa bisa terus ditingkatkan demi terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Masyarakat Sepanjang Kecamatan Losari Sambut Bupati dan Wakil Bupati Cirebon Di Acara Mudun Bareng di Desa Tawangsari

    Berikutnya

    Dorong Kemandirian Warga Binaan, Lapas Indramayu Beri Pelatihan Kerajinan Tas Rajut

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Dorong Kemandirian Warga Binaan, Lapas Indramayu Beri Pelatihan Kerajinan Tas Rajut

    Dorong Kemandirian Warga Binaan, Lapas Indramayu Beri Pelatihan Kerajinan Tas Rajut

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Juni 10, 2026
    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Juni 10, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,432)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,284)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,970)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (494)

    Berita Terbaru

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk