Pelita News I Indramayu
Seleksi bakal calon (balon) Kuwu yang di selenggarakan tanggal 14 , 17 hingga 18 November bertempat di gedung Universitas Wiralodra (Unwir), sangat ironis sebelum para balon di nyatakan lolos atau tidak namun, publik sudah mengetahui lebih dulu sebelum ditetapkan oleh panitia pilwu kabupaten. Hal ini disampaikan oleh H. Wiyadi bakal calon dari desa Tinumpuk. Jumat (21/11).
Sangat disayangkan panitia pilwu tingkat kabupaten yang diduga telah membocorkan hasil seleksi kepada orang tertentu sehingga publik ramai membicarakan persoalan bocornya hasil seleksi tersebut. Dengan adanya isyu tersebut bagi balon yang tidak lolos menjadi kecewa dan marah , lantaran panitia tidak memegang rahasia hasil seleksi, ” kami bareng publik udah mengetahui hasil seleksi balon Kuwu sebelum ada penetapan resmi dari panitia tingkat kabupaten.” Ujar H.wiyadi kepada awak media .
Balon yang tidak lulus seleksi H.Wiyadi mengatakan , selain ada bocoran terlebih dahulu hasil seleksi, juga terdapat hal yang aneh dalam memberikan. Penilaian terhadap balon kuwi yang mengikuti seleksi terutama Maslah penilaian terhadap pengalaman kerja tentang pemerintahan desa, sebab menurut UU , penilaian tentang pemerintahan desa selain telah menjabat kuwu dan pernah menjabat sebagai perangkat termasuk pernah menjabat sebagai badan perwakilan desa (BPD).
Akan tetapi pihak panitia tidak mengindahkan UU tersebut, yakni yang pernah menjabat BPD justru di abaikan. , bahkan dalam penilaian oleh panitia seleksi ada salah satu balon yang pernah menjabat sebagai BPD tersebut, pada daftar nilai yang disampaikan oleh panitia tingkat desa kepada balon Kuwu tidak ada penilaian sama sekali alias dianggap Nol (0). Hal ini yang membuat kecewa para balon kuwu yang dianggap tidak lolos .
Dengan demikian dari sejumlah relawan yang hadir pada saat menerima surat penetapan yang disampaikan oleh panitia pilwu tingkat desa merasa kecewa , bahkan menurutnya akan mengadakan aksi unjuk rasa kepada panitia , karena dianggap tidak adil dan pihak panitia tidak bisa merasakan hasil seleksi tersebut ” kami selaku pendukung merasa dikecewakan oleh pihak penyelenggara , selain itu dengan tegas akan melakukan aksi demo” pungkas para relawan (Duliman)















