Pelita News, Indramayu – Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir, mengakibatkan beberapa wilayah di Kecamatan Krangkeng terdampak banjir. Dari kebanyakan area yang terendam, lahan persawahan menjadi wilayah yang hampir keseluruhannya terdampak.
Camat Krangkeng Suminta terjun melihat langsung sejumlah tempat terdampak banjir seperti lahan persawahan hingga sekolah. Dalam kunjungannya dirinya meminta warga tetap waspada terutama terkait konsleting listrik dan datangnya penyakit seperti gatal-gatal dan lainnya.
Menurutnya, selain area persawahan yang terendam banjir, beberapa area sekolah juga tergenang salasatunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Krangkeng. Imbas banjir itu sudah dua hari ini sekolah diliburkan.
Selain itu kata dia beberapa wilayah sekitar Kecamatan Krangkeng juga mengalami banjir akibat curah hujan tinggi yaitu di area persawahan Desa Jambe, kecamatan Kertasemaya. Area pesawahan yang terdampak banjir tersebut rata-rata sudah ditanami padi kurang lebih satu minggu.
“Kondisi itu telah kami laporkan kepada Bupati Indramayu Nina Agustina,” katanya.
Suminta melihat langsung sejumlah tempat terdampak banjir seperti lahan persawahan hingga sekolah. Dalam kunjungannya dirinya meminta warga tetap waspada terutama terkait konsleting listrik dan datangnya penyakit seperti gatal-gatal dan lainnya.
Ketika mengunjungi lahan persawahan yang terendam, dirinya langsung melakukan sosialisasi agar petani tetap waspada adanya curah hujan yang tinggi, termasuk telah melakukan pendataan terkait seberapa besar dampak yang telah merugikan petani yang sebagian besar mulai melaksanakan masa tanam padi musim penghujan.
“Kita lakukan sosialiasi agar para petani tetap waspada dan kita melakukan pendataan juga apakah ada kerugian yang dialami untuk kemudian diupayakan,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (26/01/2023).
Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemcam Krangkeng antara lain pengurasan irigasi yang kurang normal bersama Kuwu dan masyarakat.
Sementara itu, Pemcam Krangkeng juga sedang melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) Cirebon terkait dengan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan di wilayah perbatasan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon. (saprorudin)















