Pelita News, Indramayu – Tingginya debit air Sungai Cipanas pada musim penghujan 2023 beberapa titik tanggul tergerus dan longsor, salasatunya diwilayah Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Menyikapi hal tersebut Camat Terisi Endhy Yohendi didampingi oleh kuwu Cibereng Rasmono beserta Jurutulis Desa, Kepala Dusun (Kadus) dan Ketua RT/RW setempat, juga hadir pula Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1613 Cikedung, serta perwakilan dari Dinas Instansi terkait meninjau lokasi tanggul sungai yang losor.
“Tanggul longsor itu akibat gerusan air Sungai Cipanas yang deras. Kami segera melalukan monitoring guna mengantisipasi kebocoran tanggul. Monitoring itu sebagai upaya untuk memastikan kondisi daerah sekitar tanggul yang longsor,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (26/01/2023).
Endhy Yohendi mengapresiasi kesigapan masyarakat yang segera melaporkan terkait tingginya debit air di Sungai Cipanas yang menyebabkan tanggul longsor.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kuwu Cibereng Rasmono yang dapat menangani aduan masyarakat dengan mendatangkan alat berat excavator untuk normalisasi tanggul longsor tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini aduan masyarakat dapat terjawab dengan didatangkannya excavator untuk normalisasi tanggul yang tadinya longsor. Ini berkat kuwu yang sigap menindaklanjuti aduan masyarakat dengan biaya mandiri yang didukung oleh Babinsa dan pengamat,” ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Cibereng Rasmono menyatakan, dari adanya laporan masyarakat yang merasa khawatir, kini tanggul longsor Sungai Cipanas dapat tertanggulangi dan kembali normal.
“Demi kenyamanan dan keselamatan, laporan masyarakat langsung kami tangani, karena kalau dibiarkan dikhawatirkan terjadi kebocoran air dan akan mengakibatkan banjir. Intinya cegah dini sebelum terjadi,” ungkapnya. (saprorudin)















