Pelita News | Cirebon Timur – Sekolah Pusat Keunggulan SMK Dwi Bhakti Ciledug yang beralamat di Jalan Merdeka Utara No. 18 Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon telah membuka tahapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026 / 2027.
Sekolah milik Yayasan Panembahan Wirasuta Ciledug ini memiliki Program Keahlian Teknik Mesin dengan Jurusan Teknik Pemesinan dan Kejuruan Teknik Otomotif dengan Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Ketua SMPB SMK Dwi Bhakti Ciledug, Muhamad Imron Nurohman mengungkapkan, di SMK Dwi Bhakti Ciledug memiliki berbagai kegiatan Ekstrakurikuler. Diantaranya Paskibra, Pramuka, Bola Volley, Sepakbola, Atletik, Rohis, Seni Tari, Taekwondo, Pencak Silat, Komputer, Ekskul Kejuruan, English Club, Mengemudi, PMR, dan Keputrian.
“Gelombang pertama sudah kami buka mulai Januari – Juni 2026 dan dilanjut dengan daftar ulang gelombang pertama pada Maret 2026. Gelombang keduanya dibuka pada Juni – Juli 2026, untuk daftar ulang gelombang keduanya pada Juni 2026 mendatang,“ paparnya.
Muhamad Imron Nurohman kembali mengatakan, SMK Dwi Bhakti Ciledug memiliki berbagai fasilitas seperti Kelas Belajar Pagi, Ruang Praktik Bengkel Pemesinan, Ruang Praktik Bengkel Otomotif, Ruang Praktik Bengkel Perkakas Tangan, Lab Komputer (Gambar dan Design), Lab Bahasa Inggris, Perpustakaan, Ruang Kelas Nyaman, Musholla, Lapangan Olahraga, Lahan Parkir Luas, dan Ujian Berbasis CBT (Android).
“Sekolah kami juga sudah bekerja sama dengan banyak perusahaan – perusahaan besar dan ternama, baik di dalam maupun luar kota. Bahkan BKK kami sudah menyalurkan pemagangan kerja di Jepang dan Korea,“ imbuhnya.
SMK Dwi Bhakti Ciledug Cirebon adalah salah satu sekolah menengah kejuruan yang terletak di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sekolah ini didirikan dengan tujuan untuk memberikan pendidikan kejuruan yang berkualitas kepada siswa-siswi di daerah Ciledug dan sekitarnya. Dengan berbagai program keahlian yang ditawarkan, SMK Dwi Bhakti Ciledug berkomitmen untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri. @Ries















