Pelita News indramayu .
Harga gabah kering tani pada musim tanam gaduh tahun 2023 tembus di pasaran RP. 7.400/kg, Harga tersebut jauh lebih tinggi sekarang dibandingkan hasil panen rendeng , demikian di ungkapkan salah satu pemilik sawah yang baru saja memetik hasil panen kepada pelita news , Kamis (07/09)
Menurut salah satu petani di desa Sidamulya kecamatan Bongas , Dana (45) mengatakan , para petani khususnya didesa Sidamulya merasa senang setelah memetik hasil panen gaduh, karena harga gabah hasil panen gaduh jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hasil panen rendeng.
Harga gabah saat sekarang mencapai RP. 7.400/Kg, sedangkan hasil panen rendeng musim tanam tahun 2023 hanya mencapai Rp. 5 300/kg, . Namun demikian para petani di kecamatan bongas merasa senang dengan harga gabah kering tani mencapai Rp.7.400/kg.
Namun demikian walaupun harga gabah kering tani melambung naik , jika dihitung dengan cos pengeluaran tidak sebanding, karena harga pupuk mahal , termasuk pupuk urea yang sangat sulit didapat. ” kami merasa bersyukur walaupun hasil panen tidak sebagus hasil panen musim rendeng” ujar Dana
Sementara menurut salah satu Tengkulak , Slamet (50) , mengatakan , untuk harga gabah kering tani tahun ini cukup tinggi yakni Rp.7.400/kg. Jauh dengan panen rendeng kantin. Namun sayangnya sekalipun harga gabah naik sangat signifikan, sayang gabah hasil panen tersebut tidak sebagus panen hasil tanam rendeng, karena sangat kekurangan air, ” kalau saja air di musim tanam gaduh memadai maka petani akan makmur, kami sebagai tengkulak sudah keliling di beberapa kecamatan yang sedang panen” pungkas Slamet. ( Furqon)















