Pelita News | Kab. Cirebon – Akses vital sepanjang sekitar 800 meter penghubung Sedong Kidul menuju Blok Nagrak, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, yang bertahun-tahun mengalami rusak berat akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh warga, Kamis (1/10/2026). Perbaikan ini murni hasil gotong royong dan patungan warga Dusun 03 Blok Nagrak dan Blok Bulak Pondok Desa Sedong Kidul.
Kepala Dusun 03 Nagrak Desa Sedong Kidul, Didip Ahdiyat menjelaskan teknis pengerjaannya. Untuk titik kerusakan yang berat dan dalam, warga terlebih dahulu melakukan pengurugan menggunakan batu obrog. Setelah itu, lapisan atas ditutup dengan scrap (sekrap), yaitu material kupasan atau sisa pengerukan lapisan jalan aspal lama agar permukaan lebih padat dan rata.
“Agar antar lapisan merekat sempurna, kami juga menggunakan aspal cair sebagai pengikat lapisan, kemudian dipadatkan dengan mesin giling (baby roller),“ terangnya.
Menurutnya, total sekitar 800 meter dilakukan perbaikan di titik kerusakan berat jalan milik Kabupaten Cirebon tersebut. Swadaya dilakukan warga mengingat jalan Sedong Kidul – Nagrak ini merupakan akses vital yang sudah bertahun-tahun mengalami rusak berat.
“Warga secara sukarela menyumbang tenaga, material, hingga peralatan seadanya. Ada yang membawa gerobak, ada yang menghamparkan batu obrog, meratakan scrap, menyiramkan aspal cair, hingga mengoperasikan mesin baby roller. Tanpa komando, mereka bekerja bahu-membahu sejak pagi demi jalan yang layak dilalui,“ kata Didip.
Bahkan, lanjut dikatakan Didip, untuk pembiayaan perbaikan ini pun murni dari patungan warga. Mulai dari pembelian batu obrog, pengadaan scrap eks hotmix, aspal cair, hingga mesin giling dikumpulkan secara swadaya. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian dan rasa memiliki warga terhadap infrastruktur di lingkungannya.
“Meskipun seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Gotong royong ini menjadi potret nyata bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa,“ imbuhnya.
Warga berharap perbaikan swadaya ini bisa memperlancar aktivitas pertanian dan sehari-hari, serta menjadi perhatian Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk pembangunan jalan permanen di kemudian hari. @Ries














