Pelita News I Indramayu – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat melakukan simulasi pemungutan suara secara digital di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Simulasi dilaksanakan di Halaman kantor dinas setempat, Selasa (14/10/2025). Hal itu untuk mengoptimalkan proses pemungutan suara secara digital pada penyelenggaraan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025.
Simulasi itu, divideokan dan video itu selanjutnya akan disebarluaskan kepada masyarakat sebagai bahan panduan agar mereka bisa belajar tata cara memberikan hak pilih secara elektronil di TPS digital.
Plt. Kepala DPMD Kabupaten Indramayu, Kadmidi mengatakan, tujuan dari pembuatan video simulasi pemungutan suara TPS digital ini, supaya masyarakat bisa mempelajari dan mempraktikan teknis proses pemungutan suara secara digital pada Pilwu Serentak 2025 nanti. Khususnya, bagi TPS yang akan melaksanakan pemungutan suara secara digital.
Menurutnya, Pilwu serentak 2025 diikuti 139 desa dan setiap desa peserta Pilwu disiapkan satu TPS digital. Artinya, berapapun jumlah TPS di setiap desa peserta Pilwu itu, maka akan disediakan satu TPS digital. Untuk penunjukan TPSnya tergantung keputusan Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) atau berdasarkan kesepakatan bersama antara Panpilwu dan calon Kuwu. Sementara TPS yang lainnya masih tetap menggunakan sistem manual atau mencoblos.
Kadmidi tidak menampik sosialisiasi digital sudah sering dilakukan meski pesertanya masih terbatas pada Camat dan jajaran, perwakilan BPD, Panpilwu serta pihak lainnya namun kepada masyarakat masih belum. Sosialisasi pemungutan digital kepada masyarakat akan dilakukan pada bulan November 2025 nanti.
“Selain melalui video, pada bulan November nanti, kami akan melakukan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat tentang simulasi, pelatihan, pemungutan suara di TPS digital agar masyarakat dapat memahami cara mengikuti Pilwu secara digital,” ucapnya. @safaro















