Pelita News I Indramayu – Pasca ditujuk secara resmi menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jabar VII Tahu 2026, National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu gerak cepat (gercep) mengumpulkan jajaran pengurus, pelatih, asisten pelatih dan pihak lainnya untuk merumuskan suksesi even empat tahunan tingkat Provinsi Jawa Barat itu di Aula NPCI setempat, Rabu (22/07/2025). Gercep itu dilakukan seiring telah diterimanya surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa Barat Nomor 426/Kep.360-Dispora/2025 tentang Penunjukan Daerah Kabupaten Indramayu Sebagai Tuan Rumah Pekan Paralimpik Daerah Jawa Barat VII Tahun 2026.
Katua NPCI Indramayu, Suprayitno mengaku suka cita Indramayu ditunjuk sebagai tuan rumah Peparda Jabar. Kepastian penunjukan itu kata dia, setelah diterimanya Kepgub Jabar Nomor 426/Kep.360-Dispora/2025 melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat kepada Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu di Bandung pada Selasa, 21 Juli 2025.
“Ini sejarah bagi Indramayu karena ditunjuk sebagai tuan rumah, dan kita siap menyukseskannya,” kata dia usai pertemuan.
Dengan resminya Indramayu sebagai tuan rumah, sambungnya, ia meminta para pihak agar cepat bekerja untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya seperti pembentukan panitia kecil untuk seterusnya dibentuk panitia besar.
Menurutnya, dalam kepanitian nanti terdiri dari beberapa bidang. Masing-masing bidang diminta bekerja sesuai tupoksinya. Oleh karenanya, agar perhelatan empat tahunan itu berjalan sukses tanpa ekses, ia menegaskan agar porsi bidang direncanakan dengan matang, jangan sampai tidak ada orangnya tapi namanya ada di sala satu bidang, itu tidak boleh.
“Saya tidak mau kalau dalam bidang-bidang itu ada tercatat nama seseorang namun orangnya tidak ada. Itu akan menimbulkan masalah. Saya tidak mau usai Peparda nanti meninggalkan PR dan berurusan dengan hukum. Peparda selesai, selesai pula urusan lainnya,” tegasnya.
“Saya tidak main-main dalam pembentukan bidang, sala satu contohnya, untuk bidang Hukum saya akan menggandeng Kejaksaan Negeri,” ucapnya.
Suprayitno menyebutkan, dalam Peparda nanti ada 17 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan yakni, 1. Atlrtik, 2. Angkat Berat, 3. Bulutangkis, 4. Bola Voli Duduk, 5. Catur, 6. Goalball, 7. Judo, 8. Menembak, 9. Panahan, 10. Renang, 11. Tenis Meja, 12. Tenis Lapang Kursi Roda, 13. Bowling, 14. Taekwondo, 15. Balap Sepeda, 16. Anggar dan 17. Boccia.
“Dalam Peparda Jabar VII 2026 kami menargetkan tiga besar,” tanda Yitno. @safaro















