Pelita News I Indramayu – Warga Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat mengusulkan penyediaan fasilitas umum berupa gedung serbaguna di desanya. Usulan itu disampaikan saat Diskusi Terfokus program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) antara Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu, Forkompimda Indramayu, Forkompicam Balongan, Pemdes Balongan dan perwakilan masyarakat.
TJSL itu, merupakan bentuk komitmen dan kontribusi perusahaan terhadap pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasinya yakni di Desa Balongan.
Dalam diskusi itu, Pemkab Indramayu, diwakili Kepala Bappeda, Iin Indrayati. Pada kesempatan tersebut, Iin, menyampaikan garis-garis besar konsep program TJSL.
Sementara itu, Area Manager Communications & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto Satria menyampaikan usulan program CSR yang selaras dengan visi misi Pemkab Indramayu. Sala satu Program CSR yang diusulkan adalah penyediaan fasilitas umum berupa gedung serbaguna Desa Balongan.
Menurutnya, pembangunan itu, nantinya akan melibatkan pemangku kepentingan di Kabupaten Indramayu, Balongan, dan masyarakat dengan mengedepankan tata kelola dan aturan TJSL serta mempertimbangkan potensi lokal di desa setempat.
“Dengan pembangunan gedung serbaguna diharapkan akan menjadi sentra kegiatan masyarakat Balongan yang mendorong kegiatan UMKM, olahraga, rekreasi, silaturahmi dan pelatihan-pelatihan dari perusahaan maupun pemerintahan,” tutur Satria, dalam keterangannya, Selasa (23/09/2025).
Untuk program lainnya terkait pengembangan pemberdayaan, dan kemandirian masyarakat yang sedang berjalan, tetap dilaksanakan dengan berbagai improvisasi dan perbaikan-perbaikan.
Dilakukannya Diskusi Terfokus ini sebagai tindak lanjut pengalihan penyaluran susu balongan ke program yang lebih terarah dalam mengembangkan Desa Balongan. Dimana sebagian besar masyarakat desa Balongan menginginkan adanya perubahan penyaluran susu balongan menjadi program yang bisa dinikmati dan diakses oleh masyarakat.
”Kami terbuka terhadap usulan program dari masyarakat Balongan dan kami sangat mengharapkan diskusi yang membangun kemandirian serta pengembangan masyarakat Balongan sesuai dengan kemapuan perusahaan,” pungkasnya. @safaro















